Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

100 Warga Tewas Termasuk Anak-anak Oleh Serangan Gas Beracun Tentara Bashar al Assad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 April 2017 08:24 8:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 April 2017 08:24
Bagikan
Sebagian besar korban serangan gas kimia beracun Rezim Bashar al Assad ini adalah anak-anak
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 100 warga sipil tewas termasuk termasuk anak-anak dalam serangan udara dan kejahatan terbaru berupa ‘gas beracun’ (gas klorin) dari bom yang dimuntahkan pesawat Rezim Bashar al Assad di Propinsi Idlib dimana merupakan basis kelompok oposisi.

Tiga puluh ambulans dikirim dari Turki untuk menyelamatkan mereka yang membutuhkan bantuan

Serangan gas klorin yang dilakukan oleh pesawat-pesawat tempur milik Rezim Bashar ini dilakukan di Kota Khan Shaykun di Idlib ini juga menyebabkan tidak kurang 500 orang mengalami luka. Serangan kimia terbaru dipandang sebagai yang terburuk dalam perang enam tahun di kabupaten itu.

Dengan banyak warga sipil menderita masalah pernapasan membutuhkan, Turki memberangkatkan 30 ambulan yang dilengkapi untuk operasi, demikian kutip Daily Sabah.

Petugas medis memfokuskan penyelamatan di Provinsi barat laut Idlib, Suriah, yang dikuasai oleh pemberontak. Namun, sebuah sumber yang berasal dari militer Suriah membantah keras jika tentara yang telah menggunakan senjata tersebut.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Baca:  Satu Keluarga Jadi Korban Serangan Gas Beracun Bashar al Asaad

Sementara itu, Syrian Observatory for Human Rights (Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia), kelompok pemantau HAM Suriah mengatakan serangan ini diyakini telah dilakukan oleh jet tentara Suriah ini menyebabkan banyak orang mendadak tersedak, bahkan beberapa korban mengeluarkan busa dari mulut mereka.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan serangan kimia yang dilakukan oleh jet tentara Rezim Bashar ini menyebabkan banyak orang mendadak tersedak

Rata-rata yang mengalami gejala ini adalah anak-anak di bawah usia delapan tahun.

“Pagi ini, pukul 06.30, pesawat-pesawat tempur yang menargetkan Khan Sheikhoun dengan gas, diyakini berisi sarin dan klorin. Serangan itu telah menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai 300 orang,” kata Kepala Otoritas Kesehatan Idlib, Mounzer Khalil dalam konferensi pers, Selasa (04/04/2017), dikutip Reuters.

“Sebagian besar rumah sakit di Provinsi Idlib sekarang dipenuhi dengan orang-orang yang terluka,” tambah Khalil.

Menurut Kelompok Bantuan Medis Suriah, dari 400 orang yang terluka ini hampir semua mengalami gangguan pernapasan. The Union of Medical Care Organizations memprediksi korban tewas akan terus meningkat.

“Kami telah melihat lebih dari 40 serangan sejak 06.30 pagi, jumlah korban terus meningkat di wilayah Idlib serta serangan tidak beracun di Hama,” kata kelompok tersebut.

The Union of Medical Care Organizations memprediksi korban tewas akan terus meningkat

Kejahatan Bashar al Assad berupa penggunanan  senjata kimia mematikan di Suriah sejak peristiwa gas sarin yang menewaskan ratusan warga sipil di Ghouta di dekat ibu kota pada bulan Agustus 2013. Negara-negara Barat mengatakan pemerintah Suriah bertanggung jawab atas serangan 2013.

Baca:  Aktivis Suriah Kecam Rezim Bashar Gunakan Gas Beracun Serang Warga Sipil

Serangan senjata kimia ini terjadi hanya beberapa hari setelah pada pasukan yang setia pada Presiden Suriah Bashar al-Assad dituduh menggunakan senjata kimia dalam serangan di provinsi Hama. Pihak oposisi menuduh pasukan pemerintah menggunakan ‘bahan beracun’ dalam pertempuran menghadapi para pejuang oposisi.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menyebut pemerintah Suriah pimpinan Presiden Bashar al-Assad bertanggung jawab dalam serangan gas beracun di Provinsi Idlib, Suriah ini. Gedung Putih mengatakan insiden itu merupakan tindakan tercela dan tidak dapat diabaikan oleh dunia yang beradab.

“Tindakan keji oleh rezim Bashar al-Assad adalah konsekuensi dari kelemahan administrasi masa lalu dan keraguan,” kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer, seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (05/04/2017).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadGas beracungas Klorinkejahatan Bashar al AssadObservatorium Suriah untuk Hak Asasi ManusiaPropinsi Idlibsenjata kimiaSHOR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dekan Universitas Raja Saud: Rakyat Indonesia Pantas Disebut Pembawa Risalah Islam
Tulisan selanjutnya Persatuan Ulama Putuskan Kerjasama dengan Pemerintah Thailand terkait Renovasi Masjid 300 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?