Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Akhir Zaman

Akhir Zaman: Lebih Baik Kalah tapi Selamat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 September 2021 16:00 4:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2021 06:48
Bagikan
Bagikan

Oleh: Abu Fatiah Al-Adnani

 

Dari Abu Hurairah ra, bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam:

يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ يُخَيَّرُ فِيهِ الرَّجُلُ بَيْنَ الْعَجْزِ وَالْفُجُورِ فَمَنْ أَدْرَكَ ذَلِكَ الزَّمَانَ فَلْيَخْتَرْ الْعَجْزَ عَلَى الْفُجُورِ

“Akan datang pada kalian semua suatu zaman di mana seorang laki-laki akan dihadapkan pada pilihan antara kondisi ketidakmampuan dan kemaksiatan di mana-mana. Barangsiapa yang mendapatkan zaman tersebut maka hendaknya dia memilih sebagai pihak yang tertekan daripada harus melakukan tindakan kemaksiatan. [HR. Ahmad, hadits no. 7686. Al-Haitsami menyatakan hadits diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Ya‘la dari seorang syaikh yang sanadnya berakhir pada Abu Hurairah ra. Sedangkan para perawinya adalah orang-orang yang terkenal tsiqah. [Majma‘ Az-Zawâ’id (7/287)].

Baca Juga

Waspada Akhir Zaman: Merebaknya Ulama Sū’
Fenomena Salju Akhir Zaman di Jazirah Arab dan Kedatangan Imam Mahdi
Burung ‘Al-Bukht’: Pasukan yang Diutus Allah untuk Membersihkan Bangkai Ya’juj dan Ma’juj
Kendaraan Dajjal di Akhir Zaman
70.000 Pengikut Dajjal dari Iran? Baca Hadits Berikut!

Merujuk kembali pada apa yang pernah dikatakan oleh Ahmad Thomson tentang jenis masyarakat ketiga, yakni masyarakat jahiliyah yang jauh dari syari’at dan jauh dari keselerasan alam semesta. Hidup dalam atmosfir peradaban Dajjal yang sistemik telah membuat banyak orang berada pada posisi yang dilematis. Larut dalam arus global kadangkala memang menjanjikan keuntungan duniawi yang besar, namun bersamaan dengan itu larut pula identitas keimanan kita karena telah melebur dalam kekufuran.

Baca:  Mewaspadai Fitnah Penguasa di Akhir Zaman

Ada seorang kawan yang curhat paska PHK yang menimpa dirinya. Demi menyambung hidupnya, ia memutuskan untuk menjual susu segar dengan membuka lapak / warung tenda di pinggir jalan. Malam itu pembelinya adalah dua orang pemuda dan pemudi yang hanya memesan segelas susu. Butuh satu jam lebih bagi keduanya untuk menghabiskan susu itu, lantaran di sela-sela menikmati susu itu keduanya juga sedang ‘menikmati’ dunia cinta mereka yang sedang merah jambu. Kawan penjual susu ini tentu saja merasa resah, satu jam lebih ia dipaksa menonton adegan pacaran konsumennya. Menjual susu segar tentu halal dan legal, namun bila setiap hari harus dipaksa menikmati ‘tayangan life’ pasangan muda-mudi semacam itu, tentu saja bisa mengancam keselamatan imannya.

Di luar sana, masih ribuan contoh lain yang menggambarkan kondisi dilematis seorang muslim saat harus berhadapan dengan system jahiliyah; suap, bohong, manipulasi, riba, maksiat dan kejahatan lainnya, terutama yang berkaitan erat dengan transaksi bisnis dan muamalah.

Hadits di atas memberikan isyarat terkait merajalelanya kezhaliman dan kemaksiatan di muka bumi dalam seluruh sendi kehidupan. Kondisi yang demikian itu mengakibatkan seorang muslim dihadapkan pada pilihan sulit.

Namun demikian, Rasulullah Shalallahu ’Alaihi Wassallam mengingatkan agar seorang mukmin memilih yang lebih rendah, yaitu kondisi tertekan. Mungkin ia dianggap kalah secara dunia, namun sejatinya ia telah memenangkan akhiratnya.

Baca: Akhir Zaman, Ditandai Memburu Dunia dan Menjual Akhirat

Nubuwat di atas juga dikuatkan dengan hadits lain yang menggambarkan bukan hanya ujian eksternal saja yang akan dihadapi oleh seorang mukmin. Namun ada juga ujian internal dari dalam dirinya berupa sifat kikir dan mengikuti hawa nafsu. Inilah kombinasi ujian yang membuat seorang mukmin yang tetap sabar berpegang pada syariat seperti mereka yang menggenggam bara.

Dari Abu Umaiyyah Asy-Sya‘bani ra, dia berkata: Aku pernah mendatangi Abu Sya‘labah Al-Khusyani dan bertanya kepadanya, “Bagaimana pendapatmu mengenai ayat ini?” Dia bertanya, “Ayat yang mana?” Maka aku pun membaca ayat: “Hai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian, tiadalah orang yang sesat itu akan memberi madharat kepada kalian apabila kalian telah mendapat petunjuk. (Al-Mâ’idah [5]:105).” Maka dia pun menjawab, “Demi Allah, engkau telah menanyakannya kepada orang yang ahli tentangnya. Aku pernah menanyakan makna ayat ini kepada Rasulullah saw. Maka, beliau bersabda,

بَلْ ائْتَمِرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَتَنَاهَوْا عَنْ الْمُنْكَرِ حَتَّى إِذَا رَأَيْتَ شُحًّا مُطَاعًا وَهَوًى مُتَّبَعًا وَدُنْيَا مُؤْثَرَةً وَإِعْجَابَ كُلِّ ذِي رَأْيٍ بِرَأْيِهِ فَعَلَيْكَ بِخَاصَّةِ نَفْسِكَ وَدَعْ الْعَوَامَّ فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَّامًا الصَّبْرُ فِيهِنَّ مِثْلُ الْقَبْضِ عَلَى الْجَمْرِ لِلْعَامِلِ فِيهِنَّ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِينَ رَجُلًا يَعْمَلُونَ مِثْلَ عَمَلِكُمْ

‘Teruskanlah olehmu untuk selalu melakukan amar makruf nahi munkar hingga engkau akan menyaksikan kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diperturutkan, kehidupan dunia yang diutamakan, serta orang-orang yang terpesona terhadap berbagai pendapat yang dikeluarkannya. Hendaknya kamu hanya bergaul dengan orang-orang yang searah denganmu dan jauhilah orang-orang yang awam. Sebab setelah zamanmu itu akan datang suatu zaman penuh cobaan di mana orang yang memegang teguh agamanya ibarat menggenggam bara api. Ketahuilah, saat itu orang yang terus berusaha untuk memegangi agamanya maka pahalanya sama dengan 50 orang yang juga melakukan hal yang sama dari kalian’.[1] [  HR. Abu Dawud, Al-Malâhim, hadits no. 4319]

Baca:  Pasukan Terbaik Akhir Zaman Ada di Syam

Hadits di atas menjelaskan bahwa di hari-hari yang penuh ekstra kesabaran (ayyamush shabr) tersebut masih ada orang-orang yang tetap teguh memegang keimanannya dengan kebenaran dan kesabaran. Mereka inilah yang hidup dalam keterasingan yang yang dijanjikan keselamatan dan kemenangan. Mereka itu orang-orang yang akan mendapatkan pahala yang amat besar dari Allah Subhanahu Wata’ala sebagai balasan atas keteguhan mereka dalam memegang agamanya.

Nubuwat di atas memang bernada ancaman, namun di dalamnya juga mengandung bisyarah / kabar gembira yang menakjubkan. Jika di masa itu Allah mengkaruniakan kita kesabaran, maka itulah zaman dimana kita akan menuai kebajikan 50 kali lipat generasi para sahabat. Semoga Allah menyelamatkan kita dari beratnya ujian di akhir zaman.*

Penulis buku-buku Akhir Zaman

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanberita islamberita islam terbaruberita islam terkiniDajjalhawa nafsuHidayatullahkalahkekufurankesabaranketerasinganmaksiatMedia Islammemegang baramunafiqNubuwatselamatzina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengapa Terjadi Kesalahpahaman?
Tulisan selanjutnya YAWASH Salurkan Al-Qur’an Wakaf di Cikupa Tangerang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Akhir Zaman

Tanda Akhir Zaman: Ketika Wanita Ikut Membantu Suaminya Bekerja

29 September 2022 10:00
Akhir Zaman

Cara Uzlah di Akhir Zaman

22 September 2021 08:00
Akhir Zaman

Akhir Zaman: Ketika Parameter Menilai Kebenaran Telah Berubah

17 September 2021 06:33
Akhir Zaman

Suriah, Dajjal dan Turunnya Nabi Isa

12 September 2021 18:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?