Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ismail Haniyah Umumkan Prioritas Hamas pada Fase Perjuangan Berikutnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juli 2017 08:04 8:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juli 2017 08:04
Bagikan
PM Palestina, Ismail Haniyah pasca perjanjian/foto: EPA
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala Biro Politik Hamas baru, Ismail Haniyah mengumumkan beberapa hal yang menjadi prioritas gerakan pembebasan Palestina pasca menggantikan Khalid Misy’al.

Di hadapan media di sebuah hotel di Kota Gaza, Haniyah mengatakan, perlawanan terhadap penjajahan Israel atas Palestina adalah prioritas paling utama, selain isu kamp pengungsi, politik lokal, hubungan dengan negara-negara Arab dan internasional.

“Senjata utama untuk menghadapi Israel adalah kesatuan rakyat Palestina dalam membuat pendirian dan bacaan politik terhadap janji-janji kosong Israel sepanjang seri negosiasi,” katanya, lapor situs resmi Hamas berbahasa Arab.

Dia menjelaskan Hamas berupaya mempertahankan bumi Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha dan menentang semua usaha zionisme yang mengusir penduduk asli dan membangun pemukiman untuk orang Yahudi.

“Hamas akan memperkuat generasi muda Palestina sehingga menjadi simbol perjuangan jihad umat Islam.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Semua upaya Zionis atas Masjid Al-Aqsa seperti memasukkan Yahudi, membatasi umat Islam berdasarkan tempat dan waktu secara berkelanjutan, mengizinkan anggota Knesset Israel memasuki Aqsa tidak akan berhasil. Al-Aqsa akan tetap menjadi masjid umat Islam dengan nilai-nilai keislamannya, “katanya Rabu (05/07/2017) dikutip PIC.

Baca: 8 Tahun Menjabat, Ismail Haniyah Tinggalkan Kekuasaan Secara Sukarela

Haniyah mengatakan, sejak kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke negara-negara Arab, telah terjadi usaha-usaha cepat yang ingin melenyapkan isu Palestina.

Haniyah juga mengatakan, Hamas menyerukan semua pihak dalam negara untuk bersatu membentuk satu pemerintah yang memenuhi semua kebutuhan sama rata rakyat Palestina di Tepi Barat dan Gaza.

Mengomentari hubungan Hamas dengan negara-negara Arab, Haniyah menjelaskan Hamas terbuka dan menghormati semua negara Arab dan Islam tanpa ikut campur masalah internal negara ini.

“Kepada saudara-saudara kami di negara-negara Arab, jangan risau dengan Hamas, kami tidak membawa melainkan kebaikan semata-mata, perang kami hanya di bumi Palestina yang dijajah, musuh kami hanya satu yaitu Zionis Israel.

Baca: Ismail Haniyah Terpilih Sebagai Ketua Biro Politik Hamas

“Hamas menolak ekstremisme dan teroris dalam bentuk apapun dan tempat, perjuangan Hamas bukanlah kekerasan, bahkan kami menentang teroris nyata yaitu penjajah Zionis Israel,” katanya.

Kepada masyarakat internasional  Haniyah mengatakan, Hamas siap menjalin hubungan dengan berbagai organisasi internasional dan organisasi yang memperjuangkan isu Palestina, bertitik tolak atas dasar menjaga hak kami di atas tanah kami.

“Hamas menyerukan semua pihak berinteraksi dengan kami atas dasar hak rakyat Palestina dan tidak termakan dengan dakyah Zionis Israel.

Baca: Ismail Haniyah Kembali ke Gaza

Ia juga memperingatkan agar berhati-hati terhadap rencana-rencana membangun “perdamaian regional atau ekonomi” dengan ‘Israel’. Haniyah menyatakan hal tersebut pada konferensi pers pertamanya sejak terpilih awal Mei lalu untuk menggantikan Khalid Misyal sebagai pemimpin politik kelompok yang berkedudukan di Gaza itu.

Lebih jauh ia menegaskan tak akan menerima proposal ‘perdamaian’ jika hanya berfungsi memadamkan perjuangan pembebasan Palestina.

“Kami tidak akan pernah menerima proposal (perdamaian) apapun –dengan dalih apapun– yang tidak meladeni kepentingan rakyat kami atau melindungi hak-hak mereka,” katanya.

“Solusi atau kompromi apapun yang tidak menjamin hak rakyat Palestina untuk merdeka –dan penetapan negara Palestina yang berdaulat dengan Baitul Maqdis sebagai ibukotanya– akan ditakdirkan gagal.”

Dalam konferensi pers, Haniyah juga mengatakan kunjungan delegasi Hamas ke Kairo baru-baru ini menunjukkan hubungan “semakin baik’ antara Hamas dengan Mesir. “Saudara kita di Mesir telah menunjukkan kesiapsiagaan mereka untuk bekerja menangani krisis kemanusiaan Gaza,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:biro politik HamasgazaHAMASismail haniyahKhalid Misy’alMasjid Al Aqshapalestinaproposal perdamaianZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Wakaf: Kesadaran Masyarakat Berwakaf Meningkat 194 Persen
Tulisan selanjutnya Golden Age Challenge

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?