Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

(Video): Ribuan Warga Mengantar Pemuda Palestina yang “Tersenyum” setelah 4 Peluru Zionis Menembus Dadanya

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Desember 2022 16:14 4:14 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Desember 2022 16:20
Bagikan
Pemakaman Omar Yousef Manna (22)
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan warga Palestina mengambil bagian pada hari Senin dalam pemakaman Omar Yousef Manaa yang berusia 22 tahun, yang dibunuh pasukan ziois-‘Israel’ beberapa jam sebelumnya selama serangan militer di kamp pengungsi Dheisheh di Bethlehem. 

Massa berbondong-bondong menuju Kamp Pengungsi Dheisheh membawa jenazah Manaa yang “tersenyum” sambil meneriakkan slogan-slogan marah dan mengibarkan bendera sebelum menuju ke Pemakaman Syuhada Bethlehem.

Dalam sebuah pernyataan kepada pers Senin pagi, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa enam warga Palestina terluka dan Omar Manaa gugur di Dheisheh  oleh pasukan ‘Israel’  selama serangan sebelum fajar. “Tentara pendudukan menyegel kamp di pagi hari, dan tentara menuju ke rumah keluarga Omar untuk menangkap kakak laki-lakinya,” kata seorang teman Manaa yang tidak mau disebutkan namanya kepada The New Arab.

https://www.instagram.com/reel/ClyjNtRj7Ex/?utm_source=ig_web_copy_link

“Omar tidak ada di rumah saat tentara penjajah pergi dengan saudaranya ditangkap,” katanya. ” Anak-anak muda dari kamp pengusian mulai menghajar tentara zionis dengan batu saat mereka pergi, dan Omar bergabung dengan mereka.”

“Tentara dan pemuda itu saling berdekatan, dan Omar berada di depan ketika dia mendapat tembakan empat peluru di dada, dua peluru di tangan, tiga peluru di belakang dan gugur seketika,” tambahnya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Media Zionis mengutip tentara penjajah yang mengklaim bahwa pasukannya telah menyerbu Dheisheh untuk menangkap tiga tersangka anggota Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) ketika warga Palestina melemparkan batu dan bom molotov, yang dibalas tembakan dan membunuh Manaa.

Manaa pernah menjalani hukuman di penjara ‘Israel’ dan dibebaskan dua tahun lalu. Dia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, termasuk saudara laki-lakinya, yang ditangkap, dan seorang saudara perempuan.

“Omar memiliki kepribadian yang kuat, selalu suka tersenyum dan bercanda,” kata teman Manaa yang meminta untuk tidak disebutkan namanya kepada TNA  saat pemakaman. “Dia adalah seorang pembaca yang baik dan sangat terlatih, selalu mengutip buku ketika dia berbicara.”

“Dia bekerja di toko roti di kamp dan menabung untuk memulai bisnisnya sendiri,” tambah temannya. “Dia juga sangat patriotik dan selalu berpartisipasi dalam semua acara nasional, demonstrasi, penyambutan tahanan yang dibebaskan dan pemakaman syuhada, dan semua orang di kamp mengenal dan menghormatinya.”

Omar Mannaa a 22-year-old Palestinian baker, was killed by Israeli troops during a military raid in the Deheishe refugee camp in the occupied West Bank. pic.twitter.com/oX17Z6M2M6

— Palestine Highlights (@PalHighlight) December 5, 2022

“Keluarganya hancur,” kata temannya. “Orang tuanya terbangun dan menemukan satu putranya gugur, yang lain ditangkap, mereka masih dalam keadaan syok, begitu pula seluruh Kamp Dheisheh”.

Aksi pemogokan umum diumumkan di Betlehem pada hari Senin untuk mengenang Manaa, sementara Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammad Shtayyeh mengutuk pembunuhan ini.  “Penjajah ‘Israel’ terus melakukan kejahatannya terhadap rakyat Palestina, memanfaatkan ketidakseimbangan standar hukum internasional dan kurangnya akuntabilitas,” kata Shtayyeh.

Manaa adalah warga Palestina ketiga dari Kamp Pengungsi Dheisheh yang dibunuh oleh pasukan ‘Israel’ sejak awal 2022 dan korban kesepuluh di Tepi Barat yang diduduki ‘Israel’ sejak pekan lalu.  Hari hari Sabtu, pasukan penjajah juga membunuh Ammar Mufleh, berusia 23 tahun di tempat kosong di siang bolong di desa Huwarah di selatan Nablus.

Pada November, utusan khusus PBB untuk Timur Tengah, Tor Wenneslad, mengatakan bahwa 2022 mungkin menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina sejak PBB mulai mendokumentasikan pembunuhan warga Palestina pada 2005. Pernyataan Wennesland muncul saat jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan ‘Israel’ sejak awal tahun melebihi 207 orang.*


Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpalestinapemuda palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gempa 6,2 M Guncang Laut Jember, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Tulisan selanjutnya Soroti Aturan Moralitas KUHP, Dubes Amerika: UU Baru Berdampak Investasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?