Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Lampu Hemat Energi Sebabkan Kanker

Dija
Terakhir diupdate: 23 April 2011 13:04 1:04 pm
Dija
Dipublikasikan 23 April 2011 13:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Walaupun ramah di kantong, namun ternyata lampu hemat energi sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, karena menyebarkan zat kimia saat lampu dinyalakan.

Para ilmuwan Jerman memperingatkan agar tidak membiarkan lampu tersebut menyala dalam jangka waktu lama di dekat kepala, sebab ada zat beracun yang dikeluarkannya.

Peter Braun yang menguji lampu-lampu itu di Laboratorium Alab di Berlin mengatakan, “Penting untuk menjauhkan sejauh mungkin zat karsinogen semacam itu dari lingkungan manusia.”

Sebagaimana dilansir Telegraph (20/4) lampu semacam itu telah digunakan di Inggris secara luas, menyusul arahan Uni Eropa untuk menggantikan lampu pijar tradisional pada akhir tahun ini.

Zat beracun yang dikeluarkan saat lampu hemat energi itu dinyalakan antara lain phenol, naphthalene dan styrene.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Menurut Andreas Kirchner dari Federasi Insinyur Jerman, terdapat asap elektrik yang muncul saat lampu dinyalakan.

“Oleh karenanya saya menngunakannya secara hemat. Jangan digunakan di ruang tanpa ventilasi dan sama sekali jangan di taruh tepat di arah kepala.”

Sementara itu para pakar Inggris menghimbau agar konsumen tidak panik.

“Studi independen yang lebih mendalam perlu dilakukan untuk mendukung penelitian Jerman yang sekarang ini,” kata Dr. Michelle Bloor, dosen senior ilmu lingkungan di Universitas Portsmouth.

Departemen Lingkungan Inggris bersikeras mengatakan bahwa lampu hemat energi itu aman, meskipun pada kenyataannya ada sedikit merkuri yang keluar jika gelas lampu pecah.

Hasil penelitian ilmuwan Jerman itu mendukung laporan profesor biologi Abraham Haim dari Universitas Haifa, israel, yang mengatakan bahwa bola lampu dapat meningkatkan resiko kanker payudara jika digunakan malam hari.

Menurut Haim, cahaya kebiruan yang dihasilkan CFL hampir menyamai cahaya matahari di siang hari, sehingga mengganggu proses alami dalam tubuh. Dibanding lampu pijar tradisional yang memancarkan sinar berwarna kuning, lampu hemat energi memicu produksi hormon melatonin lebih banyak.

Migraine Action Association telah memperingatkan bahwa lampu hemat energi juga bisa memicu migren (sakit kepala sebelah). Sementara para dokter spesialis kulit menyatakan bahwa intensitas sinar yang dipancarkan lampu itu dapat memperparah problem kulit yang diderita pasien.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dilarang Gereja Filipina, Penyaliban Jalan Terus
Tulisan selanjutnya 2.927 “Overstayer” Dipulangkan dari Arab Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?