Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

8 Solusi Atasi Tragedi Rohingya Menurut Pakar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 September 2017 11:24 11:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 September 2017 11:20
Bagikan
Aksi teatrikal menggambarkan kekerasan militer Myanmar atas etnis Rohingya di Jakarta, 3 September 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pakar hukum dari Universitas Indonesia (UI), Heru Susetyo, yang sejak tahun 2008 mendampingi dan meneliti warga Rohingya, menyebutkan delapan solusi untuk mengatasi tragedi kemanusiaan etnis Rohingya di Myanmar yang kembali terjadi.

Pertama, kata dia, menghentikan kekerasan dan diskriminasi dalam segala bentuknya. Kedua, mengakui etnis Rohingya sebagai bagian dari Warga Negara Myanmar.

Ketiga, tambahnya, menegakkan hukum yang adil dan tegas bagi para penjahat kemanusiaan dan pelaku genosida, baik untuk tingkat nasional maupun mahkamah pidana internasional.

“Termasuk membuka akses bagi tim International Fact and Finding Team,” ujar Pendiri Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) ini kepada hidayatullah.com, kemarin, Selasa (05/09/2017).

Baca: ASEAN Diingatkan soal Tragedi Kemanusiaan Rohingya, Peran RI Perlu Lebih Strategis

Kemudian, lanjut pendiri PIARA (Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya Arakan) ini, melakukan repatriasi para manusia perahu dan pencari suaka yang terserak di banyak negeri saat kondisi keamanan dan sospol sudah kondusif.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lalu, negeri Myanmar wajib membuka akses untuk masuknya bantuan kemanusiaan ke Rakhine di Myanmar, entah itu berupa medis, obat-obatan, sandang,pangan, air bersih, hingga bantuan pendidikan dari pihak luar.

Keenam, melakukan rehabilitasi, restorasi, dan rekonstruksi aspek-aspek fisik maupun non-fisik di Arakan/Rakhine, termasuk re-edukasi tentang urgensi multikulturalitas di Myanmar.

Ketujuh, membangun ekonomi, pendidikan, dan kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan, khususnya di Rakhine, dan umumnya di Myanmar.

Dan terakhir, mengeluarkan sikap dan tindakan yang lebih proaktif dari PBB dan ASEAN untuk menghentikan kekerasan dan diskriminasi terhadap etnis Rohingya. “Termasuk melakukan intervensi kemanusiaan dan mengirim peacemaking force (pasukan perdamaian) apabila kekerasan terus berlarut-larut,” pungkasnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis Rohingyagenosida RohingyaHeru Susetyojunta militer MyanmarKekerasan Rohingyakrisis kemanusiaanmiliter Myanmarmyanmarpakar hukum UIpakar Rohingyapembersihan etnisPendiri PIARApengamat RohingyaPusat Informasi dan Advokasi Rohingya ArakanRohingyasolusi Rohingyatragedi kemanusiaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Berita Foto] Masuk-Keluar Hutan Menebar Qurban
Tulisan selanjutnya Forum Peduli Rohingya Makassar Desak Presiden Usir Dubes Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?