Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Mursyid IM Mesir Mohammed Mahdi Akef Meninggal Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 September 2017 08:01 8:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 September 2017 07:59
Bagikan
Mohammad Mahdi Akef (89) saat di tahanan Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Mursyid al Ikhwan al Muslimun Mohammed Mahdi Akef, yang membantu organisasi tersebut menjadi gerakan oposisi terbesar, meninggal pada usia 89 di Rumah Sakit Kairo kemarin, tulis Middle East Eye (MEE).

Putrinya, Aliya Mahdi Akef, mengumumkan kepergian Mohammed Mahdi melalui halaman Facebook-nya.

Sepuluh bulan sebelum meninggal, Mohammed Mahdi dipindahkan dari penjara ke Rumah Sakit Kairo untuk pengobatan kanker, kata pengacara Abdel Moneim Abdel Maqsud.

Baca: Zionis Tempatkan Mursyid ‘Am Ikhwan Sebagai

Mahdi dipenjara pada tahun 2013 setelah pasukan yang dipimpin oleh Jenderal Abdul Fatah al-Sisi merebut kekuasaan secara tidak sah dari Presiden Mohamad Mursi, dan memenjarakan para pendukung dan anggota Ikhwanul Muslimin.

Selama dipenjara, kondisi kesehatannya semakin buruk dari hari ke hari.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mahdi Akef lahir pada tahun 1928, memimpin Ikhwanul Muslimin dari tahun 2004 sampai 2010. Dia bergabung dengan Ikhwanul Muslimin pada tahun 1940, yang kemudian dipimpin oleh Hassan al Banna.

Di bawah kepemimpinannya, Ikhwanul Muslimin pernah memenangkan 20 persen kursi parlemen pada pemilihan tahun 2005, sebuah pencapaian bersejarah bagi gerakan tersebut saat dipimpin rezim tangan besi Hosni Mubarak, sebelum rezim al-Sisi.

Baca: Tokoh Salafy dan Ikhwan Dipenjara Berpenjagaan

Kelompok ini muncul sebagai kekuatan oposisi terorganisir melawan pemerintahan Presiden Hosni Mubarak, berkampanye melawan kebrutalan polisi, korupsi dan ketidaksetaraan yang sedang merajalela.

Mubarak akhirnya digulingkan pada 2011 setelah 18 hari pemberontakan.

Mahdi menghabiskan 26 tahun di penjara. Pertama kalinya dipenjara setelah peristiwa gagalnya pembunuhan Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser tahun 1954.

Mahdi Akef ditangkap 4 Juli 2013 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan memainkan peranan hingga menyebabkan kematian 12 demonstran Ikhwanul Muslimin pasca Mohammad Mursi digulingkan militer.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunHosni MubarakIkhwanul MusliminIMKudeta Mesirmiliter mesirMohammed Mahdi AkefMursyid Ikhwanul Musliminrezim Al-Sisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wagub Kaltim Mukmin Faisyal Berpulang, Pesantren Hidayatullah Kehilangan Sosok Dermawan
Tulisan selanjutnya Yusril Ajak Umat Islam Sadar dan Berperan Dalam Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?