Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Pimpinan MPR: Perpecahan Musuh Utama Bangsa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 September 2017 04:08 4:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2017 05:00
Bagikan
Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin, dalam acara sosialisasi 4 pilar MPR di Pondok Pesantren Hidayatullah, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/09/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengatakan, musuh utama bangsa adalah perpecahan. Karena itu, anak-anak bangsa perlu terus membangun komitmen persatuan demi menjaga keutuhan.

“Dengan Pancasila, kita bisa bersatu dan ini menjadi kekayaan yang kita miliki…. Kita Alhamdulillah bisa bersatu meskipun kita memiliki beragam jenis bahasa,” kata Mahyudin di hadapan ratusan hadirin.

Pesatuan tersebut ditegaskan Mahyudin mesti menjadi hal yang senantiasa disyukuri dan dirawat dengan baik oleh anak-anak bangsa.

Baca: Fanatisme: Akar Perbedaan Berujung Perpecahan

Sebab, sebut dia, jika melakukan napaktilas sejarah, tidak ada yang menduga negara sebesar Uni Soviet atau Yugoslavia bisa bubar dan terpecah menjadi beberapa bagian.

Hal tersebut disampaikannya ketika memberi pengantar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI kepada ratusan pelajar dan pemuda Syabab Hidayatullah di Aula Masjid Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/09/2017).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mahyudin mendorong generasi muda khususnya kaum santri untuk membangun semangat kerja keras dan gotong oyong. Dia menyebut, bangsa yang kalah adalah karena generasinya yang lemah.

“Cita-cita menjadi pemimpin harus disiapkan. Tapi kalau anda tidur, anda adalah pemimpi. Kalau anda bangun tidur dan anda bekerja, anda adalah pemimpi sejati. Saya dan kita semua ingin melihat bangsa ini menjadi bangsa yang besar. Tidak melulu menjadi bangsa konsumtif tapi harus produktif,” pesan Mahyudin.

Baca: Tahun Baru 1439 H, MUI Serukan Umat Teguhkan Ukhuwah Islamiyah dan Kebangsaan

Sebab itu, Mahyudin menyarankan, santri sebaiknya tidak saja bercita-cita menjadi ustadz tetapi harus juga bermimpi menjadi ahli di bidang lainnya, seperti menguasai teknologi karena ancaman dan tantangan kebangsaan juga kian kompleks.

“Ancaman agama adalah radikalisme. Kita juga menghadapi tantangan korupsi dan narkoba,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Mahyudin menjelaskan juga mengenai lembaga negara MPR, terkait fungsi dan tugas-tugasnya. Selain memiliki tugas-tugas konstitusional, MPR sebagai lembaga negara juga mempunyai tugas menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), sesuai perintah UU No 17 Tahun 2014 tentang MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) kepada masyarakat.

“Empat Pilar MPR RI telah mempersatukan Indonesia sebagai negara besar yang terdiri dari ribuan pulau, suku, budaya, dan bahasa. Karena kita punya Pancasila sebagai perekat bangsa yang majemuk ini. Masyarakat seharusnya menyadari itu. Masyarakat harus memahami Pancasila sebagai ideologi,” imbuhnya.

Baca: Pemimpin Masa Depan harus mampu Jaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa

Mahyudin menjelaskan kepada para peserta sosialisasi, bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi tiga ancaman yaitu korupsi, narkoba, dan radikalisme.

Mahyudin menegaskan bahwa korupsi harus diperangi bersama, agar bangsa Indonesia maju. Sebab, terang dia, sekarang ini korupsi tampak sudah menjadi budaya. Korupsi terjadi baik di pusat maupun daerah.

Pada kesempatan tersebut, hadir juga anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, dan Dandrem 091/ASN Kalimantan Timur Brigjen TNI Irham Waroihan sebagai narasumber.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bhinneka Tunggal IkaHidayatullahHidayatullah SamarindaMahyudinmusuh bangsaNKRIpancasilaperpecahanpersatuan bangsapersatuan umatsantriSosialisasi Empat Pilar KebangsaanSyabab Hidayatullahtugas dan fungsi MPRUUD NRI Tahun 1945Wakil Ketua MPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketum Salimah: Banyak Ibu Belum Siap Hadapi Tantangan Pengasuhan Anak
Tulisan selanjutnya Ini yang akan Dibahas Munas Alim Ulama NU 2017 di NTB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?