Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar Hukum Internasional: Tolak Panglima TNI, AS Perlu Segera Klarifikasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2017 15:39 3:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2017 15:34
Bagikan
Prof Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI).
Bagikan

Hidayatullah.com– Walaupun Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) di Indonesia sudah menyampaikan permintaan maaf dan Panglima TNI dipersilakan masuk AS, namun klarifikasi dari pemerintah AS atas insiden penolakan tetap perlu disampaikan.

Demikian pandangan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof Hikmahanto Juwana.

Hikmahanto menyebut ada tiga alasan mengapa AS perlu klarifikasi insiden ditolaknya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke negeri Paman Sam oleh pihak pemerintah AS.

Baca: Panglima TNI Ditolak AS, Salim Said: Ini Bisa Dianggap Penghinaan

Pertama, alasan penolakan perlu diketahui secara jelas tidak saja oleh pemerintah, namun juga oleh publik di Indonesia.

“Karena ini akan mempengaruhi hubungan Indonesia-AS,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta melalui pesan elektronik, Senin (23/10/2017).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kedua, lanjutnya, bila AS tidak mengklarifikasi, maka akan ada spekulasi di kalangan masyarakat dan media di Indonesia atas alasan penolakan. Spekulasi dapat berkembang secara liar di media sosial dan tidak terbendung. Sehingga ini dapat memunculkan persepsi negatif publik Indonesia terhadap AS khususnya pemerintahan Donald Trump.

Baca: ‘Bukan Minta Klarifikasi, Indonesia Seharusnya Protes ke AS’

Ketiga, katanya, mengingat Indonesia akan segera memasuki tahun politik Pilpres 2019, maka spekulasi penolakan bila tidak diklarifikasi akan berdampak besar terhadap siapapun yang akan muncul sebagai calon Presiden dan Wakilnya.

“Pemerintah AS bisa dianggap oleh publik di Indonesia hendak melakukan intervensi terhadap proses ini. Dampak terbesar adalah pada Presiden Jokowi bila hendak maju kembali,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, pemerintah AS perlu segera mengklarifikasi sebelum spekulasi di media sosial menjadi tak terbendung.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcampur tangan ASDuta Besar Amerika SerikatGuru Besar Hukum Internasional Universitas IndonesiaHikmahanto JuwanaIndonesia-Amerika SerikatIndonesia-ASJenderal Gatot ditolak ASJenderal Gatot Nurmantyokedaulatan Indonesiapakar hukum internasionalPanglima TNIPanglima TNI ditolak ASPilpres 2019US Custom and Border Protection
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amalan Saleh Membela Orang-Orang Mukmin di Dalam Kuburnya
Tulisan selanjutnya Masih Sakit, Abu Bakar Baasyir Dipakaikan Kaos Kaki Khusus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?