Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

‘Bukan Minta Klarifikasi, Indonesia Seharusnya Protes ke AS’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2017 07:00 7:00 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 Oktober 2017 07:00
Bagikan
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
Bagikan

Hidayatullah.com– Menyikapi insiden Amerika Serikat (AS) menolak masuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke negaranya, pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI telah menyampaikan nota diplomatik ke AS untuk meminta klarifikasi.

Meski begitu, langkah tersebut dinilai belum cukup. Pemerintah Indonesia diminta untuk bersikap lebih tegas dengan melayangkan protes atas AS.

Baca: Indonesia Kirim Nota Diplomatik ke AS untuk Minta Klarifikasi

Desakan agar pemerintah Indonesia menyampaikan protes ke AS ramai disuarakan banyak pihak, salah satunya mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, yang juga Ketua Dewan Pengawas Indonesia Diaspora Network Global.

“Mengenai masalah perjalanan Panglima TNI ke US, Pemerintah RI seharusnya bukan minta klarifikasi tapi menyampaikan protes kepada pihak AS,” ujar Dino kemarin, Ahad (22/10/2017) di media sosial Twitter lewat akun terverifikasinya, @dinopattidjalal.

Baca: AS Tolak Panglima, TNI Tegaskan Harus Ada Kejelasan Mengapa Terjadi

Sementara itu, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana, menilai, jika tidak mendapat klarifikasi atau klarifikasi tidak memadai dari AS, Pemerintah Indonesia harus melakukan protes yang sangat keras.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Bila perlu kata dia kepada media, Indonesia memanggil pulang Dubes Indonesia untuk berkonsultasi.

Sebelumnya, Panglima TNI beserta istri dan rombongannya berencana memenuhi undangan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Joseph F Durford Jr, untuk hadir dalam acara Konferensi Panglima Pertahanan mengenai Organisasi Kejahatan Ekstremis yang akan dilaksanakan pada 23-24 Oktober 2017 di Washington DC, AS.

Baca: Dubes AS Minta Maaf atas Ditolak Masuknya Panglima TNI

Jenderal Gatot rombongan telah mengurus visa dan keperluan administrasi lainnya dan rencana akan berangkat Sabtu (21/10/2017) kemarin  pukul 17.50 WIB dengan menggunakan maskapai penerbangan Emirates.

Akan tetapi, beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta istri tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection.

Berapa saat setelah kejadian itu, kata Juru Bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, Indonesia mengirimkan nota diplomatik untuk meminta klarifikasi atas insiden tersebut dari AS.

Nota diplomatik antara lain telah dikirim KBRI Washington DC kepada Kemlu AS.

Baca: Panglima TNI Jenderal Gatot Ditolak Masuk AS, Ini Langkah Kemlu RI

“Kemlu RI (tadi) pagi ini juga kirim nota diplomatik ke Kedubes AS di Jakarta untuk meminta keterangan/penjelasan terkait kejadian kemarin,” ujar Arrmanatha dalam penjelasan tertulisnya kepada hidayatullah.com Jakarta, Ahad (22/10/2017) sore.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi Presiden Joko Widodo atas insiden itu.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatArrmanatha NasirChiefs of Defense Conference on Countering Violent ExtremismDino Patti DjalalDubes AS untuk IndonesiaDuta Besar Amerika SerikatIndonesia-Amerika SerikatIndonesia-ASJenderal Gatot ditolak ASJenderal Gatot NurmantyoJoseph Donovan JrJoseph F Durford JrJubir Kemblu RIKBRI Washington DCkedaulatan IndonesiaKedubes ASKementerian Luar Negeri RImantan Dubes RI untuk ASMenlu RInota diplomatikPangab ASPanglima TNIPanglima TNI ditolak ASRetno LP MarsudiUS Custom and Border ProtectionWashington
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Tolak Panglima, TNI Tegaskan Harus Ada Kejelasan Mengapa Terjadi
Tulisan selanjutnya PBB Rohingya Unicef: 340.000 Anak Rohingya Hidup dalam Keadaan Mengerikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?