Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kenapa AS Tolak Masuk Panglima TNI? Kedubesnya Masih Tidak Menjelaskan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2017 21:15 9:15 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 Oktober 2017 08:00
Bagikan
Kedubes AS untuk Indonesia.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kenapa Amerika Serikat (AS) menolak Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke negara Presiden Donald Trump itu? Pertanyaan itu sejauh ini belum terjawab ke publik.

Rabu (25/10/2017) kemarin, Kedutaan Besar AS di Jakarta mengeluarkan pernyataan menyikapi insiden pada Sabtu (21/10/2017) itu.

Namun, dalam pernyataan itu, Kedubes AS masih tidak menjelaskan alasan kenapa pihak pemerintah AS menolak Panglima TNI untuk masuk ke negaranya.

Kedubes AS menyebut insiden tersebut sebagai “Penundaan Penerbangan Panglima TNI… karena kesalahan administratif”.

Baca: Ditolak Masuk, Panglima TNI Putuskan Takkan Hadiri Undangan Pangab AS…

Kedubes AS menyatakan:

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Pada hari Sabtu, 21 Oktober, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta istri mengalami penundaan saat akan naik pesawat menuju Amerika Serikat karena kesalahan administratif. Kesalahan tersebut secara cepat diluruskan. Kami telah mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali. Tidak ada larangan terbang untuk Panglima TNI dan istri, dan kami dengan senang hati menyambut mereka di Amerika Serikat.

Kami tetap menjaga komitmen Kemitraan Strategis kami dengan Indonesia, sebagai cara untuk memberikan keamanan dan kemakmuran bagi bangsa di kedua negara. Kami menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan, dan kami telah menyampaikannya kepada Pemerintah Indonesia.

Baca: Dubes AS Minta Maaf atas Ditolak Masuknya Panglima TNI

Pemerintah Amerika Serikat berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap orang yang akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat diteliti dan diperiksa secara saksama demi menjaga tanggung jawab kami terhadap keamanan nasional AS. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas bantuannya dalam menyelesaikan hal ini.”

Sebelumnya, sehari pasca insiden itu, Kedubes AS di Jakarta, Ahad (22/10/2017), mengeluarkan pernyataan yang isinya terdapat permintaan maaf Dubes AS Joseph Donovan Jr kepada Menteri Luar Negeri RI atas kejadian penolakan terhadap Panglima TNI itu.

Baca: Panglima TNI Ditolak AS, Salim Said: Ini Bisa Dianggap Penghinaan

Sementara itu, pihak TNI menginfokan, meski larangan itu sudah dicabut, namun belum ada penjelasan resmi alasan penolakan itu.

“Permintaan maaf telah disampaikan oleh Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Erin Elizabeth Mckee menyampaikan bahwa larangan tersebut sudah tidak ada, sudah dicabut dan mempersilakan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memasuki wilayah Amerika Serikat, tetapi hingga saat ini belum ada penjelasan resmi penyebab Panglima TNI ditolak masuk Amerika Serikat,” demikian rilis resmi TNI dilansir di Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, walaupun Dubes AS di Indonesia sudah menyampaikan permintaan maaf dan Panglima TNI dipersilakan masuk AS, namun klarifikasi dari pemerintah AS atas insiden penolakan tetap perlu disampaikan. Demikian pandangan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof Hikmahanto Juwana.

Baca: Pakar Hukum Internasional: Tolak Panglima TNI, AS Perlu Segera Klarifikasi

Hikmahanto menyebut ada tiga alasan mengapa AS perlu klarifikasi insiden ditolaknya Panglima TNI ke negeri Paman Sam oleh pihak pemerintah AS.

Antara lain, alasan penolakan perlu diketahui secara jelas tidak saja oleh pemerintah, namun juga oleh publik di Indonesia. “Karena ini akan mempengaruhi hubungan Indonesia-AS,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta melalui pesan elektronik, Senin (23/10/2017).*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDubes ASDuta Besar Amerika SerikatHikmahanto JuwanaIndonesia-Amerika SerikatIndonesia-ASJenderal Gatot ditolak ASJenderal Gatot NurmantyoJoseph Donovan Jrkedaulatan IndonesiaKedubes AS di JakartaKedubes AS untuk Indonesiapakar hukum internasionalPanglima TNIPanglima TNI ditolak ASUS Custom and Border Protection
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setelah Ditekan PBB, Qatar untuk Pertama Kalinya Tetapkan Upah Minimum Buruh
Tulisan selanjutnya Soal Santunan Korban Crane, Kemenag Tunggu Info Resmi KBRI Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?