Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kristolog: Pemurtadan Banyak Dilakukan dengan Melecehkan Nabi Muhammad

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Desember 2017 20:31 8:31 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Desember 2017 20:31
Bagikan
Abu Deedat, Kristolog yang juga Ketua Komisi Dakwah Khusus MUI di kantor MUI, Jakarta, Desember 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Komisi Dakwah Khusus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Abu Deedat mengatakan, banyak aktivitas pemurtadan dilakukan dengan cara melecehkan dan menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.

Itu pula, terang pakar kristologi ini, yang dilakukan pendeta Abraham Ben Moses (52) alias Saifudin Ibrahim Murtadin.

Pendeta Abraham saat ini mendekam di tahanan Bareskrim Polri, usai ditangkap pihak kepolisian karena kasus dugaan ujaran kebencian berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

“Sekarang ini melihat kondisi pemurtadan itu justru salah satu caranya lewat upaya-upaya meragukan keislaman. Termasuk pelecehan dan penghinaan,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Kantor MUI, Jakarta, belum lama ini.

Baca: Cegah Pemurtadan, Pemuda Muhammadiyah Wonogiri Perkuat Akidah Remaja dengan TPA

Ia menambahkan, begitu juga yang pernah terjadi di Temanggung yang sempat dihebohkan karena peredaran buku berjudul “Tuhan Tertipulah Aku”. Di dalam buku ini banyak pelecehan, salah satunya Islam dikatakan “menyembah batu hitam (Hajar Aswad)”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Upaya pemurtadan seperti itulah, menurut Abu Deedat, yang menggangu kerukunan umat beragama.

“Kalau soal perbedaan agama itu sudah sunnatullah. Masalah toleransi bukan berarti toleran dalam ibadah dan akidah agama lain. Tapi saling menghormati terhadap perbedaan,” ungkapnya.

Padalah, ia memaparkan, pemerintah sudah membuat kode etik penyiaran agama, di antara poinnya adalah, tidak boleh menyebarkan agama kepada orang yang sudah beragama, baik bentuknya aksi sosial, penyebaran buku, majalah, brosur, maupun mendatangi rumah-rumah agar sasarannya berpindah kepada keyakinan yang disebarkan.

“Peraturan-peraturan ini yang banyak dilanggar,” tandasnya.

Baca: Pemerintah Diminta Bersikap Tegas Menyikapi Kasus Pemurtadan Di Aceh

Sebagaimana diketahui, sempat viral di media sosial video percakapan seorang pendeta yang diketahui adalah Saifudin Ibrahim dengan supir taksi berbasis aplikasi dalam jaringan (online).

Dalam pembicaraan itu, Abraham sempat menanyakan agama sopir tersebut. Lalu, Pendeta Abraham mengutip salah satu ayat dalam keyakinan agama sang sopir terkait pernikahan.

Ia kemudian melecehkan Nabi Muhammad yang dianggapnya tidak konsisten dengan ucapannya, dan melanggar perintah agamanya. Pendeta Abraham juga menghasut sang sopir agar mau masuk ke dalam agamanya.

Pendeta Abraham juga menunjuk seorang wanita di belakangnya. Ia menyebutkan bahwa wanita itu seorang artis keturunan Arab yang sudah dia murtadkan.

Baca: Muhammadiyah Polisikan Pendeta Diduga Penghina Agama Islam

Selain melakukan penghinaan terhadap Islam, Pendera Abraham selalu membawa bawa nama-nama Bima (salah satu kabupaten di NTB), dimana diketahui bahwa NTB sebagai provinsi dengan mayoritas masyarakatnya memeluk agama Islam.

Hal ini dilakukan oleh Pendeta Abraham dengan patut diduga sebagai upaya untuk semakin meyakinkan calon targetnya dan masyarakat umum, bahwa ia benar-benar selain mempunyai pemahaman yang mendalam soal Islam, juga karena lahir dan besar di lingkungan mayoritas Islam.

Pendeta Abraham ditangkap oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Selasa, 5 Desember 2017, sekitar pukul 22.00 WIB di kediamannya, Jl KH Hasyim Ashari No 27 RT 01 RW 04 Buaran Indah, Kota Tangerang, Banten.*

Baca: UKP-DKAAP Jalin Dialog dengan Ulama Aceh dan Pendeta Sumut

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abraham Ben MosesAbu Deedatahli kristologidan antar golongankeyakinanKomisi Dakwah Khusus MUIkristenisasikristologkristologiMajelis Ulama IndonesiaMUINabi Muhammadpelecehan agamapelecehan NabipemurtadanPendeta AbrahamrasulullahSaifudin IbrahimSaifudin Ibrahim MurtadinSARAsuku agama rastoleransi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Duma Ketok Palu: Bui Seumur Hidup untuk Perekrut Anggota Teroris
Tulisan selanjutnya Singgung MK, Ketua MPR Nilai Homoseksual Intoleran dan Perusak NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?