Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“Hati-hati Gay Politics!”

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Februari 2018 17:45 5:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Februari 2018 17:45
Bagikan
Poster "Stop LGBT" pada sebuah aksi di Jakarta, 17 Desember 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Bidang Kajian Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia, Dinar Dewi Kania, menyatakan, homoseksual atau lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) bukan fenomena sosial yang tidak terorganisir yang hidup di tengah masyarakat dan memiliki kelainan seksual.

“Bukan hanya itu, yang harus disadari oleh masyarakat dan anggota dewan itu mereka adalah kelompok yang terorganisir,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, baru-baru ini.

Kenyataan itu, terang Dinar, bisa dirujuk melalui buku-buku tentang pergerakan LGBT di Barat yang berujung pada ambisi kekuasaan.

“Makanya disebutnya gay politics. Karena ini fenomena bagaimana mencari segala cara untuk membuat suatu kebijakan-kebijakan yang pro kepada mereka,” paparnya.

Baca: Kak Seto: Bahaya LGBT Serang Anak Sering Tak Diwaspadai

Ia menjelaskan, gay politics masuk lewat 3 argumen. Pertama, LGBT tidak bermasalah secara psikologi atau kejiwaan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dan itu sudah berhasil, pada tahun 1974 APA (American Psychiatric Association, melalui DSM V) sudah menghapus homoseksual sebagai masalah kejiwaan,” ungkapnya.

Kedua, sambung Dinar, mereka secara biologis beralasan bahwa orientasi seksual LGBT adalah faktor gen.

Sedangkan ketiga, secara sosiologis, mereka mengatakan LGBT muncul karena memang ada orientasi seksual yang berbeda, ada identitas gender yang berbeda selain laki-laki dan perempuan pada umumnya.

“Dengan tiga argumen ini masyarakat yang buta pergolakan pemikiran mereka gampang sekali terpengaruh. Karena mereka tidak terlalu update dengan isu-isu pemikiran,” katanya.

Baca: Hari Keluarga Nasional, AILA Ajak Selamatkan Keluarga dari Virus Berbahaya LGBT

Dinar menegaskan, berbekal tiga argumen ini mereka juga masuk ke ranah kebijakan yang ujungnya adalah melegalkan perkwaninan sejenis. Bahkan hingga mengkriminalkan yang anti LGBT.

“Seperti yang rerjadi di negara yang sudah melegalkan perkawinan sejenis. Karenanya hati-hati dengan gay politics,” tandasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AILA IndonesiaAliansi Cinta KeluargaAmerican Psychiatric AssociationAPAbahaya LGBTbiseksualDinar Dewi KaniaDSM Vgaygay politicshomoseksual lesbianKetua Bidang Kajian AILAlgbtpolitik gaytransgender
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Viostin DS dan Enzyplex Mengandung DNA Babi, Instruksi BPOM: Setop Produksi
Tulisan selanjutnya Rona Ketidakadilan Habib Rizieq Din: Kapolri ke depan Harus Berkomunikasi sama Ormas-ormas Lain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?