Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

AILA Minta Norma Pidana Cabul Sesama Jenis Tak Ada Pembatasan

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Februari 2018 15:30 3:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Februari 2018 15:30
Bagikan
Ketua AILA Indonesia, Rita Soebagio.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia Rita Soebagio mengatakan, pihaknya tetap mendesak pengaturan pidana pelaku cabul sesama jenis dalam posisi tertinggi. Yakni tidak ada pembatasan.

Pembatasan dimaksud adalah sebagaimana opsi pelaku cabul sesama jenis dipidana jika dilakukan terhadap anak-anak, dipublikasikan, dilakukan di muka umum, dan dengan kekerasan.

Menurut Rita, opsi itu sifatnya lebih kepada pemberatan. Bukan justru dihukum hanya kalau memenuhi satu dari empat unsur tersebut.

“Karena kalau nggak ada paksaan (kekerasan), suka sama suka, boleh dong?” ujarnya kepada hidayatullah.com di AQL Islamic Center, Jakarta, Selasa (13/02/2018).

Ia mengungkapkan, tidak tepat jika pengaturan pidana cabul sesama jenis atau LGBT dikenakan jika hanya ada korban. Rita menjelaskan, korban tidak selalu berbicara dalam konteks kaitannya bahwa ada seseorang dirugikan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita berbicara dalam konteks besar kenapa negara harus membuat norma ini,” ungkapnyam

Menurutnya, pelarangan cabul sesama jenis penting menjadi norma yang berlaku secara umum. Hal itu karena kerugiannya bisa dirasakan siapapun.

Ia mencontohkan bagaimana efek kerugian sosialnya terasa. Misalnya, dalam hal penyebaran HIV/AIDS yang tinggi yang sebagian besar berasal dari LSL (Lelaki Suka Lelaki). Dan juga kerugian pengobatan bagi penderita HIV/AIDS yang juga memakan uang negara cukup besar.

“Sekitar Rp 1,8 triliun per tahun yang harus ditanggung pemerintah untuk yang terpapar HIV/AIDS. Kalau seperti ini, kan, bukan lagi urusan privasi kalau seperti ini. Jadi tidak bisa dibilang tidak ada korban,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AILAAliansi Cinta KeluargaindonesiaKetua AILARita Soebagio
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masyarakat Diminta Tak Mudah Dipengaruhi Klaim-klaim Barat
Tulisan selanjutnya Aktris Minnie Driver Tak Mau Lagi Dukung Oxfam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?