Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Memenangkan Persaingan Global dengan Menjadi Saudagar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Mei 2012 09:57 9:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2012 09:57
Bagikan
Bagikan

SEJAK manusia ada maka saat itu langsung muncul upaya unt tiap2 orang memenuhi apa saja yg menjadi kebutuhan dasarnya, yaitu: pangan, sandang dan papan. Itu berarti sejak manusia ada, maka aktifitas-aktifitas ekonomilah yg menyertai keberadaan dan kehidupan manusia itu.

Betapa strategis dan pentingnya akan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, maka sudah semestinyalah urusan itu menjadi perhatian sekaligus garapan kita semua. Tetapi faktanya justru yg menjadi hajat yg sangat mendasar bagi kebutuhan dasar kita itu saat ini berada dalam genggaman (kekuasaan) orang-orang kafir (kebanyakan). Padahal Allah Subhanahu Wata’ala menegaskan bahwa mereka orang2 kafir itu musuh yg nyata bagi kita orang yg beriman (QS An Nisaa’: 101).

Fakta yang sungguh tidak bisa dibantah, bahwa negeri ini sungguh sangat subur yg sepanjang tahun bisa menanam karena perbedaan cuaca/iklim yg tidak terlalu ekstreem antara musim penghujan dan musim kemarau antara musim panas dan musim dingin dimana sepanjang hari Allah Subhanahu Wata’ala karuniakan kepada kita semua kepada negeri ini energi matahari selama 12 jam sepanjang tahun.

Untuk itu semestinya kitalah yg mendapat sekaligus mengemban amanah menjadi “lumbung pangan dunia bahkan “lumbung pangan halal dunia”.

Padahal Allah Subhanahu Wata’ala memerintahkan kepada kita semua agar menjaga dan mengemban amanah, dan melarang kita semua berkhianat terhadap amanah-amanah yg Allah Subhanahu Wata’ala bebankan kepada kita. (QS Al Anfaal: 27).

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Melihat kenyataan seperti itulah maka seharusnya umat Islam (melalui ormas Islam) bersungguh-sungguh di dalam upaya menumbuhkan kesadaran kepada seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan nya akan pentingnya aktifitas ekonomi itu dengan membangun jiwa kewirausahaan (enterpreunership) dalam rangka sekaligus menggerakkan dakwah ormas-ormas Islam dan perkumpulan-gerakan gerakan dakwah. Seperti yang telah nyata-nyata dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu’alaihi Wassallam dan para pendahulu kita dlm memenuhi kebutuhan dasarnya melalui perdagangan (upaya bisnis), sekaligus menggerakkan dakwah menegakkan kalimat Allah dg aktifitas perdagangan.

Ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassallam telah berhijrah ke Madinah maka yang pertama kali dibangun pada saat itu adalah masjid, yang pada saat itu selain menjadi pusat/tempat beribadah juga menjadi pusat gerakan dan perjuangan ekonomi umat.

Melihat fakta bahwa sumber-sumber ekonomi utamanya pasar-pasar dikuasai oleh orang-orang Yahudi, maka Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassallam memerintahkan sahabat Abdurrahman bin Auf untuk mendesign membuat strategi agar sumber-sumber ekonomi yg dikuasai oleh orang-orang Yahudi itu berpindah ke tangan kaum Muslimin.

Pada saat itu sahabat Abdurrahman bin Auf mendirikan pasar yg dikelola dan dikuasai sepenuhnya oleh kaum Muslimin yg disebut “Suqul Anshar”, karena kegiatan ekonomi umat yang telah mulai bergerak dan berkembang di masjid dirasa bisa mengganggu ketenangan dalam beribadah. Di mana di dalam pasar itu tidak ada riba, keadilan ditegakkan (timbangan ditepati), mengedepankan transparasi (keterbukaan, tidak ada sedikitpun unsur (tipu-menipu) dan kepada seluruh umat Islam diwajibkan untuk melakukan aktifitas ekonominya kepada sesama Muslim.

Bahkan di dalam perkembangannya Suqul Anshar tidak hanya diminati oleh kaum Muslimin tetapi juga masyarakat non Muslim, karena adanya berbagai macam keunggulan dan kelebihan yang ada dalam Suqul Anshar.

Ke depan tentu tidak bisa dipungkiri lagi bagi siapapun baik itu keluarga, kelompok masyarakat, atau bahkan Negara yang mampu menjaga dan menegakkan ketahanan pangannya akan menjadi masyarakat dan Negara yg mampu menjaga kedaulatannya sekaligus mampu menjaga martabat dan kehormatannya.

Untuk itu harus ada kesadaran bagi kita semua dan upaya yang sungguh-sungguh agar sektor pertanian ini menjadi perhatian sekaligus garapan yang utama kita ke depan. Sekaligus mampu bergerak dalam memegang dan menguasai sumber-sumber pangan yg menjadi kebutuhan dasar kita.

Drh. Zainul Muslimin
Waket Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo
Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Praktisi Agribisnis

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jiwa Kuat dan Dinamis dengan Bersabar
Tulisan selanjutnya Sejak Perang Dunia hingga Tatanan Dunia Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?