Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Imigran Iran Dibui Seumur Hidup karena Perkosa dan Bunuh Mahasiswi Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2018 15:34 3:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2018 15:34
Bagikan
Bagikan

Hidayautllah.com—Hussein Khavari, pencari suaka di Jerman, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena memperkosa dan membunuh seoran mahasiswi. Dia sebelumnya pernah menyerang seorang wanita di Yunani, tetapi dibebaskan lebih dini.

Hussein Khavari hari Kamis (22/3/2018) divonis bersalah membunuh mhasiswi kedokteran di kota Freiburg, Jerman bagian selatan, setelah menjalani persidangan selama 6 bulan, lapor DW.

Dalam pembacaan putusannya, hakim Kathrin Schenk menekankan tindakan keji yang dilakukannya.

“Dia tahu bahwa gadis itu masih hidup ketika dia membaringkannya di [Sungai] Dreisam, bahwa dia akan tenggelam dan bahwa dia harus tenggelam,” kata Schenk, seraya menegaskan bahwa kejahatan itu bukan dilakukan oleh seorang pengungsi atau orang asing, melainkan oleh “seorang anak manusia.”

Mahasiswi kedokteran Maria Ladenburger, 19, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sungai pada Oktober 2016. Dia sudah lebih dulu diperkosa dan dicekik sebelum ditenggelamkan. Pembunuhannya menggemparkan kota kecil yang biasanya senyap di kawasan Balck Forest itu, yang terkenal dengan universitas dan gereja-gereja gothiknya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hussein Khavari, yang mengakui kejahatan itu, datang ke Jerman pada tahun 2015 dan mendaftarkan diri sebagai pengungsi dari Afghanistan di bawah umur. Namun, tim penyidik pembunuhan Maria menemukan sejumlah kejanggalan. Ternyata, Hussein dilahirkan di Iran, bukan Afghanistan dan dia bukan berusia belasan tahun, melainkan setidaknya 32 tahun.

Hussein mengaku di pengadilan usianya 18 tahun, jadi dia dapat disidang sebagai seorang dewasa bukan anak-anak. Anak di bawah umur tidak dapat dijatuhi hukuman seumur hidup, menurut peraturan perundangan di Jerman.

Hal yang lebih membuat petugas hukum geram adalah ternyata Hussein pernah divonis bersalah menyerang seorang wanita di Pulau Corfu, Yunani, pada 2013 dan dijatuhi hukuman 10 tahun. Namun, dia dibebaskan setahun kemudian karena penjara di Yunani sudah terlalu penuh sesak.

Mantan mendagri Jerman Thomas de Maiziere mengecam Yunani karena tidak hanya melepaskan dan membiarkan Hussein pergi ke Jerman, tetapi juga karena tidak mengungkapkan usianya yang sesungguhnya.

Hussein juga berbohong kepada petugas dengan mengatakan ayahnya terbunuh ketika bertempur melawan Taliban. Namun, petugas berhasil menghubungi ayah Hussein di Iran lewat telepon. Ayah Hussein mengatakan bahwa putranya itu dilahirkan pada tahun 1984, dengan demikian dia bukan berusia 17 tahun seperti yang diklaimnya di awal.

Di pengadilan, hakim Schenk mengatakan pembicaraan telepon dengan ayah Hussein itu problematik, sebab pria itu kemungkinan tidak mengetahui bahwa berdasarkan UU di Jerman seseorang boleh menggunakan hak diam terkait kasus yang melibatkan anggota keluarganya.

Kasus pembunuhan itu mendorong para pengungsi Afghanistan di Freiburg menggelar aksi guna menyampaikan belasungkawa terhadap korban dan mengecam keras kejahatan keji yang dilakukan pemuda Iran itu.

Kasus ini mencoreng citra para pencari suaka asal Afghanistan, sebab pelaku sebelumnya mengaku-aku sebagai pengungsi yang menyelamatkan diri dari Taliban.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sergei Skripal Menyesal Jadi Agen Ganda
Tulisan selanjutnya Afghanistan Tangkap Wanita Prancis yang Gabung Pasukan ISIS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Berita
12 Juni 2026 21:12
Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi

Terbaru

  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?