Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sergei Skripal Menyesal Jadi Agen Ganda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2018 14:12 2:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2018 14:12
Bagikan
Sergei Skripal, bekas agen ganda Rusia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bekas teman sekolah Sergei Skripal, bekas agen ganda Rusia yang diracun bersama putrinya Yulia di Salisbury, mengatakan bahwa dia menulis surat kepada Putin meminta dikembalikan ke Rusia.

Vladimir Timoshkov berbicara secara eksklusif kepada BBC.

Saya hanya tinggal punya satu foto,” kata Timoshkov sambil membuka tas kopernya.

“Ini saya, waktu berusia 17 tahun. Dan ini Skripal,” ujarnya sambil menunjukkan satu lembar foto yang menampakkan teman-teman satu kelasnya, seperti dilansir BBC Sabtu (24/3/2018).

Skripal dan putrinya diracun di kota Salisbury pada 4 Maret. Keduanya ditemukan dalam kondisi tak berdaya duduk di sebuah bangku di tempat terbuka, setelah sebelumnya mengunjungi restoran Zizzi di kota Salisbury, Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika kami masih sekolah, kami ingin masuk militer,” cerita Timoshkov. “Sergei memutuskan masuk tentara terjun payung (paratrooper).”

Setelah lulus sekolah mereka kehilangan kontak. Pada tahun 2006, Timoshkov mendengar kabar bahwa Skripal divonis bersalah melakukan pengkhianatan.

“Mata saya mencolot keluar. Saya pikir, ‘Ya.. Tuhan’,” kata Timoshkov. “Banyak orang menjauhinya. Teman-teman sekelasnya berpendapat dia telah mengkhianati ibu pertiwi.”

Timoshkov kemudian berusaha menghubungi Skripal. Dia menemukan akun putri Skirpal di media sosial. Yulia lalu menghubungkan Timoshkov dengan ayahnya.

“Tahun 2012 dia menelepon saya, kami bicara sekitar setengah jam. Dia menelepon saya dari London. Dia membantah dirinya seorang pengkhianat. Dia bilang, ‘Saya bersumpah [tidak pernah mengkhianati] kepada Uni Soviet’. Dia bilang kepada saya bahwa dia sudah menulis surat kepada Vladimir Putin untuk mengampuninya dan mengizinkannya mengunjungi Rusia, sebab ibunya, saudara lelakinya dan kerabatnya yang lain semua berada di sini.

Kremlin membantah menerima surat dari Skripal tersebut.

“Dia menyesal [menjadi agen ganda], karena seluruh hidupnya menjadi kacau-balau,” kata Timoshkov tentang Skripal.

“Saya kasihan kepadanya dan saya kasihan kepada Yulia. Dia cantik, dia kelihatan mirip ayahnya,” pungkas Timoshkov.

  • Tim OPCW akan Periksa Gas Saraf Kasus Peracunan Skripal
  • Gas Saraf Novichok Pernah Dipakai Membunuh Bankir di Moskow

Hingga saat ini Rusia membantah terlibat peracunan Sergei Skripal dan putrinya.

Dubes Rusia untuk Uni Eropa Vladimir Chizov bahkan menuding kemungkin gas saraf Novichok yang katanya dipakai untuk meracuni Skripal berasal dari Porton Down, laboratorium senjata kimia terbesar milik Inggris yang terletak tidak jauh dari Salisbury.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konser Musik Jazz Saudi, Targetkan 1 Juta Pengunjung
Tulisan selanjutnya Imigran Iran Dibui Seumur Hidup karena Perkosa dan Bunuh Mahasiswi Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi

Berita
14 Agustus 2026 14:02
Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
Wamenag Minta Masyarakat Tenang, Kasus Promosi Miras di The Sounds Project Harus Diusut Tuntas
Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas
Banyak Negara Sambut Pakta Pertahanan Mekkah, UEA Malah Mengkritik

Terbaru

  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’
  • 70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
  • Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?