Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengungsi Rohingya di Aceh, Pemerintah Pusat Diharapkan Ambil Tindakan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 April 2018 20:39 8:39 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 April 2018 20:35
Bagikan
SNH Advocacy Center Pengungsi menyambangi pengungsi Rohingya di Kabupaten Bieruen, Aceh, April 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kedatangan 79 pengungsi Rohingya asal Myanmar di bumi Aceh, Jumat pekan kemarin, diharapkan turut disikapi oleh pemerintah pusat.

Diketahui, pemerintah daerah khususnya Kabupaten Biereun, Aceh, mengaku telah melakukan usaha maksimal dalam penanganan para pengungsi etnis Muslim Rohingya tersebut.

Menurut aktivis yang telah menyelami dunia advokasi khususnya pengungsi Rohingya sejak tahun 2012, Heri Aryanto, kedatangan mereka ke Indonesia bukan tujuan utama.

Baca: Malaysia Izinkan Kapal Pembawa Pengunggsi Rohingya

Perahu yang ditumpangi para pengungsi, ungkapnya, diselamatkan nelayan Aceh saat terombang ambing di laut Aceh.

“Menurut keterangan salah satu pengungsi, mereka terombang ambing di laut selama sebelas hari, setelah nelayan Aceh melihat mereka, lalu diselamatkan dan ditarik ke tepi pantai,” ujar Heri Aryanto saat ditemui di tempat penampungan sementara di Biereun sebagaimana keterangan diterima hidayatullah.com, Selasa (24/04/2018) malam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sebenarnya yang dituju mereka adalah Malaysia,” tambah advokat yang tergabung di SNH Advocacy Center ini.

Baca: 76 Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh, 7 Orang Harus Dirawat

Pengungsi yang datang dari Myanmar kali ini, kata Heri, berjumlah 79 orang, terdiri dari 44 orang laki-laki dan 35 perempuan. “Ada juga anak-anak,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah baik pusat maupun daerah segera melakukan tindakan terhadap Rohingya ini.

Saat ini sebutnya yang dibutuhkan adalah alas tidur, selimut, perlengkapan shalat, perlengkapan mandi dan pembalut wanita. Khusus untuk anak-anak, dibutuhkan mainan.

“Waktu sebelas hari (terombang ambing di lautan) sangat mengganggu psikologis anak, oleh karenanya diperlukan mainan anak untuk trauma healing,” pungkas Heri.

Baca: Bupati Bireuen: Pengungsi Rohingya Datangi Aceh setelah Ditolak Thailand

Sebelumnya, diberitakan media ini, Wakil Bupati Bireuen Muzakkar Gani mengatakan, setelah ditemukan di pantai tersebut, para pengungsi Rohingya itu dievakuasi dan ditempatkan di ruang kegiatan belajar di Bireuen.

“Kita sudah tempatkan di sana, kita sudah fasilitasi, (kasih) makanan, obat-obatan, dan pakaian,” ujar Muzakkar saat dihubungi hidayatullah.com melalui sambungan telepon, Sabtu (21/04/2018).

Baca: Masyarakat dan Pemerintah Aceh Sambut Positif Pengungsi Rohingya di Bireuen

Selain itu, pihak Pemkab Bireuen pun telah melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi setempat terkait keberadaan para pengungsi Rohingya itu. “Kita sudah mendata semuanya,” imbuhnya.

Di antara mereka, terdapat 8 orang anak. Sejumlah pengungsi didapati menderita penyakit ISPA dan diberikan perawatan medis. Ia mengaku pihak Pemkab Bireuen sudah maksimal menangani para pengungsi tersebut.

Wabup mengatakan, pada Sabtu pagi bantuan dari Gubernur Aceh juga sudah datang antara lain berupa makanan dan kebutuhan sandang.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, soal nasib puluhan warga Rohingya tersebut, Yasonna mengaku akan ditangani dengan berpegangan pada Perpres No 125 tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri.

Baca: Menkumham: akan Diteliti Warga Rohingya di Aceh Pengungsi atau Bukan

Nantinya, status warga Rohingya akan diputuskan oleh organisasi internasional yang menangani pengungsi, seperti UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) dan IOM (International Organization for Migration).

Mereka, kata Menteri Yasonna, akan diteliti terlebih dahulu apakah merupakan pengungsi atau bukan. Berdasarkan Perpres tersebut jika seseorang telah mendapatkan status sebagai pengungsi, maka dia akan dikirimkan ke negara ketiga.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehaktivisBireunGubernur AcehHeri AryantoInternational Organization for MigrationIOMKabupaten BireuenKecamatan KualaKemenkum HAMKementerian Hukum dan Hak Asasi ManusiaMenkumhamMenteri Hukum dan HAMmigran Rohingyamuslim RohingyaMuzakkar GaniNADPantai Kuala RajapengungsiPengungsi RohingyaPerpres No 125 tahun 2016RohingyaRohingya di AcehSNH Advocacy Centerstatus pengungsithailandUNHCRUnited Nations High Commissioner for RefugeesWakil Bupati BireuenYasonna Laoly
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mudahkan Umat Berzakat, BMH Luncurkan Aplikasi “Berbagi Kebaikan”
Tulisan selanjutnya Angkatan Laut Libya Temukan 11 Jasad Migran Gelap di Tengah Laut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?