Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

WHO: Pasang Gambar Seram di Bungkus Rokok

Dija
Terakhir diupdate: 8 Juli 2011 05:01 5:01 am
Dija
Dipublikasikan 8 Juli 2011 05:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari satu milyar orang di 19 negara sekarang dilindungi oleh peraturan yang mengharuskan bungkus rokok dipasangi gambar seram untuk memperingatkan bahayanya. Namun sayang, kebanyakan negara tidak melakukan upaya yang cukup keras untuk menurunkan jumlah perokok, kata organisasi kesehatan dunia WHO, Kamis (07/7).

Dalam laporan Epidemi Global Tembakau ketiganya, WHO menyatakan bahwa peringatan semacam itu terbukti bisa memotivasi orang untuk berhenti merokok, disamping mengurangi daya tarik rokok bagi mereka yang belum kecanduan.

“Kami senang semakin banyak orang yang mendapatkan cukup peringatan tentang bahaya penggunaan tembakau,” kata Ala Alwan, pakar penyakit tidak menular dan kesehatan mental di WHO. “Tapi pada saat yang sama, kami tidak puas karena masih banyak negara yang belum melakukan upaya yang cukup.”

Jumlah perokok di seluruh dunia sekarang mencapai satu milyar lebih dan 80% di antaranya tinggal di kawasan miskin. Sejumlah pakar menuding perusahaan-perusahaan rokok memanfaatkan perubahan sosial di negara miskin untuk menjaring perokok potensial baru, khususnya wanita. Mereka juga memasarkan rokok dengan cara mencitrakannya sebagai simbol emansipasi dan kemakmuran ekonomi.

Separuh dari jumlah perokok akan meninggal dunia karena penyakit yang berhubungan dengan tembakau, oleh karena itu WHO menggambarkan rokok sebagai “salah satu ancaman terbesar kesehatan masyarakat yang pernah dihadapi dunia.” Merokok menyebabkan kanker paru-paru, yang seringkali fatal, dan penyakit pernapasan kronis lainnya. Rokok juga menjadi penyebab penyakit jantung, si pembunuh nomor satu dunia.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Organisasi paru-paru dunia World Lung Foundation menyambut baik kemajuan yang dilaporkan WHO. Namun merka menggarisbawahi, bahwa laporan itu juga menunjukkan lebih dari 70% populasi dunia tidak melihat adanya iklan memerangi rokok di negara mereka masing-masing dalam dua tahun belakangan ini. Di hampir 150 negara terjadi kevakuman pendidikan masyarakat tentang bahaya merokok lewat media massa.

“Banyak negara yang hanya melakukan satu kampanye .. sementara lebih banyak lagi yang lainnya tidak berbuat apapun,” kata Sandra Mullin, jurubicara World Lung Foundation. “Untuk mengubah perilaku, kontra-marketing perlu dilakukan setiap hari dengan pesan yang konstan dalam jangka waktu lama.”

Memasang gambar menyeramkan adalah salah satu dari enam hal yang direkomendasi WHO. Selain itu antara lain, memonitor konsumsi tembakau, melindungi masyarakat dari rokok dengan menerapkan zona bebas rokok, membantu perokok untuk berhenti, melarang iklan rokok, promosi dan sponsorship, serta menaikkan pajak rokok.

WHO memperkirakan, enam juta orang meninggal dunia tahun ini akibat rokok, termasuk di dalamnya 600.000 bukan perokok yang menjadi korban sebagai perokok pasif. Menjelang tahun 2030, rokok diperkirakan membunuh 8 juta orang setiap tahunnya.

Burkina Faso, Nauru, Pakistan, Peru, Spanyol dan Thailand adalah negara-negara yang belakangan ini memberlakukan larangan merokok di tempat umum tertutup dan lingkungan kerja. Sebanyak 27 negara telah menaikkan pajak tembakau lebih dari 75 persen dari harga eceran. Chad, Kolumbia dan Suriah telah melarang iklan, promosi dan sponsorship rokok. Meksiko, Peru dan Amerika Serikat belum lama ini mewajibkan pemasangan gambar menyeramkan dalam ukuran lebih besar di bungkus rokok sebagai tanda peringatan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berwajah Gosong Presiden Yaman Muncul di TV
Tulisan selanjutnya Sadap Telepon, Tabloid Rupert Murdoch Tutup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Berita
29 September 2026 19:17
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Terbaru

  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?