Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Serangan Napi dan Bom, Presiden Diharapkan Evaluasi Total BNPT-Densus 88

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 16 Mei 2018 09:15 9:15 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 16 Mei 2018 08:32
Bagikan
Sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga di depan kompleks Mako Brimob, Jalan Komjen Pol M Jasin, Kelapa Dua, Depok, Rabu (09/05/2018) malam, di tengah-tengah proses negosiasi antara polisi dan narapidana yang menyandera seorang polisi saat kerusuhan di Mako Brimob.
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Pusdikham Uhamka, Maneger Nasution, menyampaikan harapan kepada Presiden Joko Widodo terkait kasus serangan narapidana di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dan serangan bom di Surabaya-Sidoarjo, Jawa Timur.

Hal itu terkait dengan kinerja Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 Mabes Polri.

“Kalau masih boleh berharap, ada baiknya Presiden berkenan dan berani menjadikan momentum kasus Mako Brimob dan bom gereja Surabaya ini justru untuk mengevaluasi total kinerja BNPT dan Densus 88, bahwa pendekatan deradikalisaai yang dilakukan selama ini kurang msksimal mengurangi apatah lagi menihilkan aksi terorisme,” ujarnya dalam pernyataannya di Jakarta, 15 Mei 2018.

Baca: Soal Konten ‘Radikal’, Menkominfo Beri Karpet Merah Kapolri, BNPT dan BIN

Untuk itu, dipandang mendesak mempertimbangkan perombakan paradigma, model, dan metodologi penanganan kasus-kasus kekerasan dengan melibatkan semua komponen bangsa.

“Presiden boleh dengan rendah hati belanja gagasan dengan masyarakat sipil. Muhammadiyah sendiri punya kajian akademik soal ini,” ujar Maneger yang juga mantan Komisioner Komnas HAM.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Maneger  mengatakan, apa yang terjadi belakangan ini, cara kerja teror dan kekerasan rada-rada aneh.

“Saat isu penistaan agama menguat, ia tidak muncul. Saat isu keislaman menguat justru ia muncul mencemarkan nama baik Islam sebagai agama yang karakter dasarnya mengajarkan kedamaian,” imbuhnya.

Secara teori, menurutnya, akar masalah terorisme itu multifaktor. Biasanya kemiskinan dan ketidakadilan sering dipandang sebagai yang dasar. “Itu PR besarnya.”

Baca: Tembak Mati di Tuban, Komnas HAM Duga Densus 88 Menentang Prinsip HAM

Meskipun situasi bangsa mutakhir ini lagi kisruh, tambahnya, akal sehat publik tetap mendesak polisi menyampaikan hasil investigasi secara profesional, objektif dan transparan terkait kasus di Mako Brimob dan Surabaya.

“Terkait kekerasan di Mako Brimob, bom Surabaya, narasi konklusinya tiba-tiba lompat. Sepertinya ada pihak tertentu yang mengggunakan tragedi ini untuk mendorong mempercepat revisi UU Terorisme, bahkan mendorong-dorong Presiden menerbitkan Perppu Terorisme. Semoga Presiden tenang dan tetap menggunakan akal sehat,”ujarnya.

Ia pun mencermati pernyataan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang mendorong Presiden menerbitkan Perppu Terorisme kalau DPR tidak segera mensahkan revisi UU Terorisme.

Baca: Majelis Hukum PP Muhammadiyah Kritik Densus atas Kematian MJ

“Bak gayung bersambut, Presiden tiba-tiba sangat berbafsu ingin menerbitkan Perppu pada Juni 2018, kalau DPR tidak juga mensahkan revisi UU Terorisme pada Mei 2028 ini. Publik seperti terhipnotis. Nyaris tidak ada masyarakat sipil (yang selama ini ‘bertaring’ menyuarakan protes dengan narasi kemanusiaan) yang ‘berani’ nongol.

Ada kekhawatiran, bisa-bisa maksud hati hendak menyuarakan nalar kemanusiaan, tapi justru disalahpahami atau disalahpahamkan oleh sementara pihak, bahkan bisa-bisa dilabeli sebagai ‘pendukung’ teroris,” paparnya.

“Oleh karena itu, mudah-mudahan publik betul-betul masih menggunakan akal sehat, mencermati dengan sangat hati-hati. Orang-orang dalam lingkaran Presiden Jokowi harus menggunakan akal sehat dan memberikan masukan yang komprehensif soal syahwat menerbitkan Perppu Terorisme itu,” lanjutnya.*

Baca: Kerusuhan di Rutan, BWU: Pelajaran Penting Perbaiki Densus 88 dan Brimob

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Nasional Penanggulangan TerorismeBNPTbombom Surabayadensus 88Detasemen Khusus Antiteror 88Direktur Pusdikham UhamkaJoko widodoJokowiMabes PolriManeger NasutionnarapidanaPerppu TerorismepolisiPresiden Joko WidodoRevisi UU TerorismeRutan Mako BrimobSidoarjoSurabayaterorterorismeUU Terorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Usir Dubes Israel
Tulisan selanjutnya Mengapa Supermaket Australia Membatasi Penjualan Susu Formula?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?