Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vegetarian Militan di Prancis Mengancam Tradisi Makan Daging

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juni 2018 18:38 6:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juni 2018 18:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tukang-tukang jagal di Prancis menulis surat kepada pemerintah meminta perlindungan dari serangan kaum vegetarian yang militan, menuding mereka mengancam kebiasaan makan daging masyarakat di negeri itu.

Toko-toko dilempari batu atau dicoreti dengan berbagai grafiti atau ditempeli stiker antidaging, kata Federasi Jagal Prancis seperti dilansir BBC Selasa (26/6/2018). Kurun beberapa bulan terakhir saja, 15 toko daging dikotori dengan darah palsu.

Ketua federasi Jean-Francois Guihard mengatakan di dalam suratnya bahwa serangan tersebut merupakan salah satu bentuk terorisme.

“Teror yang orang-orang itu coba lakukan, memiliki tujuan menghapus secara menyeluruh budaya Prancis,” tulisnya.

Kaum vegetarian itu ingin memaksakan gaya hidup, atau bahkan ideologi mereka kepada mayoritas masyarakat, kata federasi tukang daging itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Gaya hidup vegan dibesar-besarkan di media,” kata Guihard, yang mana hal itu memicu intoleransi.

Menurut survei tahun 2016, diperkirakan 3 persen orang Prancis merupakan vegetarian.

Profesi tukang daging cukup dihormati dalam masyarakat tradisional Prancis, tetapi serangan terhadap bisnis mereka bukan kasus baru di negeri itu. Seorang pemilik toko daging mengatakan kepada koresponden BBC bahwa 20 tahun silam gembok-gembok tokonya pernah dilumuri lem perekat sehingga mati tak dapat dibuka.

Bulan Maret lalu, seorang aktivis vegan di Prancis dijatuhi hukuman percobaan karena memasang tulisan di Facebook bahwa pembunuhan seorang jagal oleh militan Muslim merupakan “keadilan”.

Belum lama ini, menyusul menurunnya penjualan daging, kelompok petani meminta Presiden Emmanuel Macron agar mengambil kebijakan guna mencegah apa yang mereka sebut sebagai gerakan antidaging.

Para pembuat makanan ingin menghentikan penggunaan istilah “steak”, “fillet”, “bacon” dan “sosis” pada produk-produk nondaging.

Sebuah usulan agar mewajibkan sekolah-sekolah menyajikan hidangan vegetarian sekali sepekan sudah ditolak parlemen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diduga Terlibat Skandal Narkoba, Kepala Kepolisian Aljazair Dipecat
Tulisan selanjutnya Kolombia akan Semprotkan Herbisida ke Ladang Koka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?