Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Otak Butuh Jeda 20 Menit untuk Mempelajari Hal Baru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juli 2011 13:52 1:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juli 2011 13:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jika dalam waktu hampir bersamaan otak manusia menerima banyak informasi atau perintah sekaligus, sangat mungkin salah satunya akan terlupakan. Agar dapat mengingat dengan baik, otak butuh jeda 20 menit sebelum menerima informasi lain.

Otak manusia, khususnya laki-laki tidak didesain untuk multitasking atau melakukan beberapa hal dalam waktu bersamaan. Karena itu saat sedang memproses informasi sebelumnya, otak sulit menerima informasi atau perintah baru sehingga cenderung mudah untuk melupakannya.

Seorang ahli saraf dari Harvard Medical School, Prof Edwin Robertson, D.Phil menegaskan hal itu terjadi bukan karena kapasitas memori otak yang terbatas. Daya ingat otak cukup besar, namun seperti halnya komputer kinerjanya akan melambat jika menjalankan banyak program sekaligus.

Dalam penelitiannya di jurnal Nature Neuriscience, Prof Robertson mengatakan otak butuh waktu sekitar 20 menit untuk benar-benar mengolah dan menyimpan sebuah informasi dalam ingatan.

Dikutip dari Menshealth, Senin (25/07/2011), masuknya informasi lain pada masa itu bisa mempengaruhi daya ingat.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Karena itu jika tidak ingin ada satupun informasi atau perintah yang terlupakan, ia menyarankan ada jeda 20 menit sebelum otak menerima perintah atau berusaha mengingat hal lain. Makin sedikit jeda yang diberikan, risiko untuk lupa makin besar.

Sebuah studi yang dipublikasikan sebelumnya bahkan menyarankan agar otak diberi jeda selama 2 jam saat menerima banyak informasi agar tidak mudah lupa. Namun dengan jadwal aktivitas dan pekerjaan yang sangat padat, jeda 2 jam dinilai terlalu lama dan membuat orang malah jadi tidak produktif.

Selain memberi jeda bagi otak, cara lain untuk meningkatkan daya ingat adalah memilih waktu paling rileks untuk menerima informasi. Oleh karena itu, banyak murid sekolah yang merasa lebih mudah mengingat materi pelajaran jika membacanya kembali menjelang tidur.

Daya ingat otak hanya akan meningkat dalam kondisi yang benar-benar rileks, namun tertawa terbahak-bahak tidak termasuk kondisi rileks yang dimaksud. Sebuah penelitian di University of Missouri menunjukkan, responden jadi lebih sulit menghafal perkalian setelah dipertontonkan video lucu. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM3 Adalah Pelatihan Pengelolaan TPA di Lereng Merapi
Tulisan selanjutnya Isu Palestina dan Revolusi Arab yang Masih Belum Menentu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?