Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penghapusan Presidential Threshold Dinilai Bikin Demokrasi Berkualitas

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Juli 2018 18:54 6:54 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 Juli 2018 18:54
Bagikan
Pencoblosan Pilpres 2014
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai, penghapusan presidential threshold (PT) 20 persen atau ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden akan menghasilkan demokrasi yang berkualitas untuk masa depan Indonesia.

Hal itu, terangnya, karena presidential threshold mengabaikan nalar sehat dan pilihan rasional. Ibaratnya, publik tidak memiliki banyak pilihan makanan bahkan dipaksa memakan menu yang tidak disukai dan menu yang tidak dipesan, karena sang koki yang menentukan.

“Itu yang terjadi, sehingga kita tidak punya pilihan, yang akalnya sehat tentu terganggu dan berontak,” ujarnya di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (17/07/2018).

Baca: Jimly Setuju Presidential Threshold Dihapus, Tapi…

Bagi publik yang merdeka, menurut Dahnil, itu menjadi masalah penting. Karena kesejatian demokrasi adalah kebebasan untuk memilih. Seperti halnya jomblo, kalau tidak bebas memilih itu menyakitkan. Atau dipaksa nikah, itu menyakitkan.

“Supaya demokasi kita kembali menghadirkan nalar dan akal yang sehat. Itu kenapa PT 20 persen penting digugat. Dan sama-sama bisa menghasilkan pemilihan yang beragam,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dahnil, yang juga merupakan salah satu penggugat pasal terkait presidential threshold tersebut di Mahkamah Konstitusi (MK), optimis gugatannya akan dikabulkan.

Baca: MK Diminta Segera Putuskan Gugatan Presidential Threshold

Ia mengungkapkan, jika gugatan itu menang, maka publik akan punya banyak alternatif pemimpin selain Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang selama ini digadang-gadang sebagai pilihan yang akan maju dan didukung partai politik.

“Kami tetap optimis hakim MK masih merawat akal sehatnya. Dan kita tidak fokus pada personal, tapi ingin mendorong kriterianya, kita ingin sosok yang jujur, berani, cerdas,” tandasnya.*

Baca: Presidential Threshold Digugat, Ini Sembilan Alasannya

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:calon presidencalon presiden tunggalcapresDahnil Anzar SimanjuntakdemokrasiJoko widodoJokowiKetua Umum PP Pemuda MuhammadiyahMahkamah KonstitusiMKpartai politikpasal 222 UU 7/2017pemilihan presidenpilpresPilpres 2019politikPrabowo Subiantopresidenpresidential thresholdUU No 7 Tahun 2017
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diteror Molotov, Mardani: Berpolitik Jangan Pakai Kekerasan
Tulisan selanjutnya Anak-Anak Mendengar dengan Mata, Tidak dengan Telinga Mereka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?