Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Punk Hijrah Kopdar Bareng IMS-Garda Kota

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2018 21:32 9:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2018 21:20
Bagikan
Puluhan anak Punk Hijrah berfoto bareng relawan IMS dan aktivis dakwah pemuda Garda Kota di sela-sela kopdar di lapangan Perumahan Palem Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (02/08/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Bertempat di lapangan Perumahan Palem Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (02/08/2018), sekitar 20-an anak dan pemuda punk berkumpul, mereka datang dari daerah sekitar Tangerang.

Sebagian di antara mereka telah meninggalkan dunia jalanan dan sebagian masih berkeliaran di jalan. Namun mereka semua yang dulu hidup bersama di jalanan bertekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Dunia anak jalanan atau yang sering disebut anak punk memang tak pernah lepas dari hal-hal negatif. Kehidupan mereka identik dengan kehidupan jalanan yang keras.

Baca: Punk Muslim Ajak Makin Banyak Anak Jalanan Mengaji

Mulai dari pergaulan bebas, kekerasan, mengisap lem, menenggak miras, jarah badan dengan tato, dan lainnya. Mereka bertahan hidup sebisa mungkin dengan berbagai cara. Namun, sekeras-kerasnya hidup mereka, anak punk adalah manusia biasa yang punya rasa.

Seperti halnya yang diakui oleh Dedi, mantan anak punk yang menjadi pemarkarsa berkumpulnya anak-anak punk di Bintaro.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dedi yang saat ini sudah berkeluarga telah hijrah dan meninggalkan “jalanan” semenjak punya niatan akan menikahi wanita pujaan hatinya yang saat ini menjadi istrinya.

Baca: Beda Punk dan Islam dalam Memandang Kapitalisme (1)

Dedi sudah mendapatkan pekerjaan yang pasti, dia sudah rajin shalat di masjid dan aktif ke pengajian.

Dia sadar apa yang dilakukan dulu keliru, sehingga akhirnya bertobat. Salah satu bentuk tobatnya adalah dengan mengikuti program hapus tato yang diadakan oleh lembaga pelayanan kesehatan Islamic Medical Service (IMS).

“Kehidupan masa lalu saya kurang baik, saya sadar itu semua salah. Alhamdulillah saya bersyukur dipertemukan dengan orang-orang baik yang mendukung keinginan saya untuk hijrah secara total. Saya ingin berdakwah di komunitas saya dulu sesuai dengan kemampuan yang saya miliki,” Dedi bercerita disampaikan kepada hidayatullah.com oleh IMS.

Baca: Ide Relativisme Agama dan LGBT Ada di Komunitas Underground Sejak Lama

Lain halnya dengan Ally, 24 tahun, dengan nama tongkrongan “Botak”. Menurutnya, sisi positif anak punk yaitu kebersamaan dan solidaritas.

Kedekatan mereka sesama anak jalanan melebihi kedekatan dengan saudara kandung dan keluarga yang lainnya. Susah senang selama bertahun-tahun dengan sesama anak jalanan telah dijalani.

Tidak hanya Dedi dan Botak yang banyak cerita dan berbagi pengalaman hidup, anak-anak punk yang lainnya juga menceritakan kehidupan jalanan yang telah dan sebagian masih menjalaninya.

Baca: Pertama di Lapas Indonesia, Hapus Tato Napi Gratis akan Berkelanjutan

Akan tetapi, pada obrolan siang itu, semuanya sepakat pada satu harapan dan keinginan yang sama yaitu ingin menjalani hidup lebih baik.

Acara bertajuk kopdar ini berlangsung dengan santai dan cair, diawali dengan makan bersama. Nampak di antara mereka aktivis pemuda Muslim, M Isnaini, selaku penggerak sebuah komunitas dakwah yang bernama Gerakan Dakwah Komunitas Taqarrub atau disingkat dengan GARDA KOTA.

Punk Hijrah berfoto menerima mushaf al-Qur’an dari Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) di sela-sela kopdar bareng IMS-Garda Kota di lapangan Perumahan Palem Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (02/08/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

Baca: Hapus Tato, Jalan Hijrah Jody Super Bejo

Dalam diskusi ringan itu juga digagas untuk dilakukan penghapusan tato kepada anak-anak jalanan, mereka bersepakat mengatasnamakan dirinya dengan PUNK HIJRAH. Dijelaskan oleh Imron Faizin selaku Direktur IMS, bahwasanya akan dibuatkan mekanisme tersendiri khusus untuk Punk Hijrah.

Sebelum berpisah, ada kenangan-kenangan untuk anggota Punk Hijrah dari Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) berupa mushaf al-Qur’an. Meskipun sebagian besar di antara mereka belum bisa membaca al-Qur’an, namun mereka bertekad untuk belajar.*

Baca: “Garda Kota Megapolitan” Dideklarasikan di Depok

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak jalanananak mudaanak punkBintarodakwahdakwah di JakartaDirektu IMSDKI JakartaGarda KotaGerakan Dakwah Komunitas Taqarrubhapus tatohapus tato gratishijrahImron FaizinIMSJakartaPemudapunkPunk Hijrahpunk muslimTangerang SelatantatoYAWASHYayasan Wakaf Quran Suara Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Akan Cabut Izin PPIU Jika Terlibat Kasus 116 WNI
Tulisan selanjutnya KontraS Desak DPR Segera Bentuk Tim Pengawas Penanggulangan Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?