Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS ‘Malu’ Akui Helinya Jatuh Oleh Pejuang Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 November 2003 08:46 8:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 November 2003 08:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jurubicara Divisi Lintas-Udara ke-101 AS yang bertugas di kawasan Iraq Utara mengatakan penyelidikan mengenai “tabrakan” dua helikopter Black Hawk itu masih terus dilaksanakan Minggu.

Seorang anggota polisi Iraq di Mosul menyatakan yakin rudal telah ditembakkan dan mengenai salah satu helikopter tersebut, yang kedua akhirnya juga rontok setelah bermanuver berusaha menghindari rudal. Namun helikopter canggih ini justru bertabrakan dengan yang terkena terlebih dulu.

Seorang wartawan AFP di sekitar lokasi mengatakan salah satu helikopter itu jatuh ke atas sebuah sekolah, lainnya ke atas rumah penduduk. Tidak ada korban jatuh di kalangan penduduk.

Menyertai insiden itu, militer AS mengumumkan 17 prajurit AS tewas dan lima lain cedera Sabtu ketika dua helikopter bertabrakan di udara dan jatuh di Iraq utara, kata Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan Minggu.

Helikopter Black Hawk milik Divisi Lintas Udara Ke-101 AS itu jatuh Sabtu pukul 18:30 waktu setempat (pukul 22:30 WIB).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Media AS mengutip sejumlah perwira di lokasi kejadian yang mengatakan bahwa salah satu helikopter itu mungkin ditembak oleh peluncur granat anti- tank dan bertabrakan dengan helikopter yang terbang di atasnya.

Kedua helikopter itu jatuh di daerah penduduk dalam jarak 250 meter satu sama lain. Kedua pilotnya sangat berpengalaman dalam kondisi terbang malam hari, demikian menurut militer AS.

Tim-tim pencari dan penyelidik menutup lokasi kejadian. Polisi dan petugas pemadam kebakaran Iraq juga berada di lokasi tersebut.

Sebanyak 16 prajurit tewas dan 21 lain cedera pada 2 November ketika sebuah helikopter Chinook AS ditembak jatuh di dekat Fallujah. Setelah itu, sepekan kemudian, sebuah helikopter Black Hawk juga “jatuh” di dekat Fallujah dan menewaskan tujuh prajurit.

Meski serangan terhadap pasukan AS meningkat, namun koalisi pimpinan AS akan tetap berada di Iraq bahkan setelah kekuasaan diserahkan kepada rakyat Iraq pada akhir Juni 2004, kata penguasa AS di Iraq, Paul Bremer, dan beberapa pejabat tinggi lain koalisi Minggu.

“Kami tidak akan berhenti atau lari. Kami berada di sini untuk melaksanakan pekerjaan dan akan tetap di sini sampai pekerjaan dilaksanakan,” kata Bremer kepada televisi Fox News dalam wawancara dari Baghdad.

Bremer, yang berbicara setelah Otoritas Sementara Koalisi (CPA) dan Dewan Pemerintah Iraq yang dibentuk AS menyetujui penyerahan kekuasaan bertahap Sabtu, menolak memberikan kerangka waktu bagi keberadaan pasukan AS di Iraq setelah tahapan tersebut.

“Mereka akan membutuhkan bantuan kami, saya rasa, untuk beberapa waktu,” katanya. Seorang pejabat tinggi mengatakan, pendudukan Iraq akan berakhir pada 30 Juni 2004, dan pasukan yang dipimpin AS akan tetap tinggal “atas undangan rakyat Iraq.”

Dia menyatakan, pengaturannya mungkin akan sama seperti antara AS dan Jepang, antara AS, Inggris dan Jerman, dan antara AS dan Arab Saudi. Dewan Pemerintah Iraq telah meminta bantuan militer pimpinan AS dari CPA, kata pejabat itu.

Pejabat itu menyatakan, koalisi berencana menyerahkan pengambilan keputusan sepenuhnya kepada pemerintah mendatang Iraq. Perjanjian itu juga menggarisbawahi langkah-langkah yang akan diambil menjelang penyelenggaraan pemilihan umum bagi pemerintah baru pada Desember 2005.

Anggota-anggota Dewan Pemerintah Iraq menyatakan, kehadiran pasukan koalisi sampai keamanan sepenuhnya dikuasai pasukan kepolisian dan militer Iraq tidak akan melanggar kedaulatan Iraq.

Pemerintah baru yang akan mengambil alih kekuasaan mulai 1 Juli tahun depan akan dibentuk oleh dewan nasional sementara yang akan dipilih “sebelum 31 Mei 2004,” menurut dokumen perjanjian tersebut. (ant)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 46 Kiai NU Berpengaruh Keluar Dari PKB
Tulisan selanjutnya Prof. Donald Cool Memeluk Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?