Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara Afghanistan Tewas dalam Serangan Udara Amerika di Siang Bolong

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2015 19:02 7:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2015 19:02
Bagikan
Helikopter Blackhawk Amerika Serikat.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya delapan tentara Afghanistan tewas akibat serangan udara yang dilakukan pasukan Amerika Serikat di Provinsi Logar saat siang hari.

Komandan tentara Afghanistan di daerah tersebut mengatakan kepada BBC bahwa pos pemeriksaan di Logar itu diserang pada saat siang bolong oleh dua helikopter Amerika Serikat. Serangan hari Senin (20/7/2015) tersebut juga melukai sejumlah tentara pemerintah. Ironisnya, pos pemeriksaan itu memasang bendera Afghanistan.

Wartawan BBC di Kabul, David Loyn, mengatakan belum ada konfirmasi bahwa serangan itu dilakukan oleh pasukan asing yang ditempatkan di Afghanistan, meskipun para saksi di tempat kejadian mengatakan demikian.

Pihak Amerika Serikat mengatakan sedang menyelidiki insiden tersebut.

Terdapat sekitar 10.000 pasukan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya yang ditempatkan di Afghanistan. Peran tempur mereka sekarang terbatas pada pasukan-pasukan khusus, sebab NATO sudah menyatakan mengakhiri misi tempurnya di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kematian warga sipil dan personel keamanan Afghanistan akibat serangan pasukan koalisi asing pimpinan AS berulang kali terjadi sejak Washington dan sekutunya menginvasi Afghanistan dengan alasan memerangi terorisme.

Pemerintah Afghanistan dan pegiat HAM internasional berulang kali menyuarakan protes atas serangan-serangan udara AS yang sering merenggut nyawa orang tidak berdosa. Namun serangan-serangan tersebut terus berlanjut hingga sekarang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebanyakan Penyelundup Migran Meksiko-AS Justru Warga Amerika
Tulisan selanjutnya Belasan Mausoleum di Timbuktu Telah Dibangun Kembali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh

Berita
21 September 2026 15:40
Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?