Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pekerjaan Mematikan di India: Tukang Bersih Selokan dan Jamban

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2018 18:43 6:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2018 18:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya satu pekerja pembersih selokan atau septiktank meninggal dunia setiap lima hari sejak tahun 2017, menurut data resmi pemerintah India.

Akan tetapi, menurut para aktivis dan National Commission for Safai Karamacharis (NCSK), badan pemerintah yang memberikan data di atas, jumlah kematian yang sebenarnya jauh lebih tinggi dari itu. Otoritas di banyak negara bagian di India masih menganggap remeh perhitungan jumlah pekerja rendahan semacam itu.

Bulan ini saja, 11 orang tewas saat membersihkan selokan atau septiktank tanpa peralatan keselamatan memadai. Lima orang tewas dalam satu insiden pekan lalu di ibukota Delhi, ketika mereka masuk ke lubang pengolahan limbah.

“Tak lama Umesh masuk ke tempat itu, dia langsung jatuh pingsan,” kata Kapil Kumar, salah satu rekan kerja dari kelima korban kepada Hindustan Times seperti dilansir The Guardian Rabu (19/9/2018). “Seorang pekerja lainnya masuk untuk memeriksa keadaannya. Tetapi dia juga jatuh pingsan. Kemudian tiga orang satu per satu bergiliran masuk, tetapi mereka semua pingsan.”

Para pria tersebut merupakan bagian dari ratusan ribu orang India yang melakukan pekerjaan “pemulung manual”, membersihkan toilet-toilet kering dengan tangan, atau membersihkan septiktank dan selokan tanpa perlengkapan keselamatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekerjaan rendahan itu sepenuhnya dilakukan oleh komunitas Valmiki, salah satu kelompok masyarakat yang termasuk kelas paling rendah dalam sistem kasta di India.

Ketua NCSK Manhar Valljibhai Zala mengatakan bahwa data yang dikumpulkannya sejauh ini menunjukkan 123 kematian pekerja pembersih selokan sejak awal 2017. Dia memperkirakan sedikitnya 612 orang lain tewas dalam kasus serupa sejak 1993.

Angka tersebut merupakan data statistik resmi pertama yang dirilis pemerintah sejak mereka bersumpah akan menghapus masalah itu sejak tahun 1950-an. Para pejabat NCSK mengatakan bahwa laporan statistik itu belum lengkap, sebab hanya mencakup 13 dari 28 negara bagian dan teritori di India.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rakyat Mozambique Terancam Kelaparan
Tulisan selanjutnya Operasi Militer di Nong Chik Pattani Memberi Rasa Takut Warga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?