Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warga: Petobo Seperti Kampung Mati, Bantuan Belum Datang

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2018 16:07 4:07 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 2 Oktober 2018 16:07
Bagikan
Warga menyaksikan kondisi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, yang "hilang" akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang terjadi pada Jumat (28/09/2018). Gambar dijepret pada Selasa (02/10/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Kondisi di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, hingga saat ini masih begitu memprihatinkan. Diketahui, sebuah kampung di sini “hilang” saat terjadinya gempa berkekuatan 7,4 SR pada Jumat (28/09/2018).

Salah seorang warga Petobo yang juga saksi mata kejadian tersebut, Muhajir, 45 tahun, mengatakan situasi di Petobo saat ini seperti kota mati. Kondisi kampung tak jelas lagi bentuknya, secara geografis sudah berubah tata letaknya. Listrik pun padam.

Hingga saat ini katanya belum ada bantuan baik dari pemerintah maupun lembaga-lembaga kemanusiaan swasta.

“Sampai hari keempat belum ada (bantuan),” ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa (02/10/2018).

Baca: Mayat-mayat Dijejer di Palu Menunggu Identifikasi

Ia berharap pemerintah dan para relawan serta lembaga kemanusiaan untuk segera memberi bantuan ke kampung tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Apa yang paling dibutuhkan?

“Semua,” ungkapnya, seraya menyebut berbagai kebutuhan pangan, sandang, papan, dan sebagainya.

Selain itu, banyak warga yang belum ditemukan.

Ia mengatakan warga setempat terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi, berhamburan membuat tenda-tenda.

Hingga Selasa pagi tadi belum ada relawan yang datang. “Ini baru Bang Hanif saja,” ujarnya menyebut nama salah seorang relawan Tim Aksi Siaga Kemanusiaan (TASK) Hidayatullah yang juga anggota SAR Hidayatullah.

Melihat kondisi kampung yang “hilang” itu, Muhajir pesimistis apakah kampung itu bisa dikembalikan seperti semula.

Baca: ‘Kampung Hilang’ di Petobo Palu, Diperkirakan Rumah Tenggelam

“Ini enda tahu mau jadi kampung lagi atau bagaimana,” ungkapnya. Sepanjang mata memandang katanya yang terlihat hanya puing-puing dan tanah-tanah yang seperti habis digusur.

Ia menaksir, melihat kerusakan yang ada, tidak cukup jika dikerahkan 20-an alat berat untuk segera membereskan keadaan.

Ia menuturkan, kejadian “hilangnya” kampung itu sangat cepat. “5 detik,” tuturnya. Media ini berhasil mewawancarai saksi mata tersebut lewat relawan SAR Hanif.

Baca: Mayat-mayat Dijejer di Palu Menunggu Identifikasi

Hanif yang menyaksikan langsung bagaimana kondisi Petobo mengkonfirmasi “hilangnya” kampung tersebut.

“Wilayah Petobo 75 persen hancur rata serta korban belum terevakuasi,” ungkapnya langsung dari Petobo, Selasa pagi kepada hidayatullah.com.

Muhajir mengaku tidak bisa menceritakan detail kejadian tersebut karena begitu cepatnya. “Enda bisa dijelaskan persisnya bagaimana karena terlalu singkat, Pak, lima detik saja kejadian,” tuturnya.

Namun ia masih ingat, sebelum kejadian itu, ia sedang duduk-duduk di rumahnya. Tiba-tiba gempa keras mengguncang kawasan tersebut. Ia pun melihat dengan kepala mata sendiri, sebuah pemandangan mencengangkan di kampung yang berjarak sekitar 15 meter di depannya.

“Tanahnya pecah, airnya keluar, lokasinya pindah ke bawah, tenggelam,” tuturnya.

Baca: [Foto] Kondisi Palu Pasca Tsunami

Kemudian tanah terbalik, bagian yang di atas tanah berpindah ke bawah, dan yang dibawah pindah ke atas. Lokasi itu pun, tuturnya, bergeser cukup jauh dari posisi semula. Dan posisi kampung ini digantikan oleh bidang tanah lain yang entah dari mana.

Warga menyaksikan kondisi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, yang “hilang” akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang terjadi pada Jumat (28/09/2018). Gambar dijepret pada Selasa (02/10/2018). [Hanif/Hidayatullah]
“Tak jelas, tak karuan sudah kelihatan bentuknya bagaimana,” ungkapnya menggambarkan kebingungannya soal lokasi yang ada sekarang.

Kondisi bekas kampung itu kini dilihatnya seperti bekas tanah penggusuran atau bekas tambang. Yang tampak sisa-sisa bangunan seperti atap rumah dan puing-puing lainnya.

Menurut Muhajir, sebelum kejadian, di kampung tersebut dihuni sekitar 8.000 jiwa, mulai dari anak-anak, kaum wanita, hingga orang dewasa dan orangtua. “Semua,” ujarnya.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, ada sekitar 744 unit rumah di Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, yang tertimbun lumpur akibat gempa bumi, Jumat.*

Baca: Pesantren Kena Gempa dan Tsunami, Santri-Ustadznya Selamat

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPBDonggalagempa bumigempa Sultengkampung hilangLikuifaksilumpurPaluPetoboSulawesi TengahSultengSutopo Purwo Nugrohotanahtsunami Palu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Kehilangan 112 Tentara di Suriah dalam 3 Tahun
Tulisan selanjutnya Ratna Sarumpaet Dikeroyok, Fahira: Level Terendah Manusia itu Penganiaya Perempuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?