Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslimah Gujarat Korban Perkosaan Fundamentalis Hindu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2003 12:52 12:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Desember 2003 12:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Laporan terbaru yang dikeluarkan oleh lembaga hak asasi manusia menyatakan, pemerintahan negeri yang kebanyakan anggota terasnya adalah fundamentalis Hindu, menutup mata terhadap perkara itu.

Lembaga HAM itu juga turut menyatakan, ketika para perusuh Hindu dua tahun lalu menyerang 2000 penduduk Islam dibunuh secara kejam, beribu-ribu wanita Islam dikabarkan diperlakukan tidak senonoh secara beramai- ramai dengan tujuan merusakkan keturunan Islam.

?Wanita ditindas di Gujarat. Pemerintah langsung tidak bertindak,? kata Farah Naqvi, salah seorang penulis laporan itu

Laporan yang diumumkan di New Delhi itu mendesak mahkamah India memastikan mereka yang bertanggungjawab terhadap semua kesalahan seksual dikenakan tindakan.

Ia mendesak pemerintah India untuk mengambil tindakan perundangan terhadap pegawai dan individu yang terlibat dalam melakukan tindakan teror seksual terhadap wanita Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

?Teror secara kontinyu dalam bentuk yang berbeda mengakibatkan kesan buruk jangka panjang terhadap semua masyarakat Islam terutama wanita.

?Teror bukan saja berlaku ketika kerusuhan fundamentalis Hindu yang mengakibatkan 2000 terbunuh hampir dua tahun lalu, tetapi ia terus berlaku sehingga sekarang,? kata laporan itu yang diluncurkan oleh International Initiative for Justice in Gujarat (IIJG).

IIJG dianggotai pakar perundangan terkemuka setempat dan internasional serta aktivis hak asasi manusia, penulis dan kalangan akademik melawat Ahmedabad, Baroda, Dahod dan Panchmahal di Gujarat pada awal bulan ini.

Mereka turut mnemui ratusan lelaki dan wanita dari tujuh daerah di Gujarat.

Sebuah LSM yang menjalankan kajian di Gujarat menyatakan, wanita adalah mangsa terburuk teror kaum fundamentalis Hindu India dan mencatatkan laporan bahwa banyak anak dalam kandungan wanita Islam, terlahir ketika wanita itu diperkosa secara beramai-ramai.

Sebelum ini, laporan juga menyatakan, banyak wanita Islam diperkosa hingga mati di depan suami dan keluarganya oleh puluhan orang dalam kerusuhan pada Februari dan Maret 2002.

Bagaimanapun, hanya sejumlah kecil kasus didaftarkan oleh pihak polisi namun kebanyakan kasus tersebut dibiarkan terlantar tanpa informasi kejelasan.

Pada pertengahan tahun 2002, lembaga hak asasi manusia termasuk Amnesty International serta sebuah kajian yang berlokasi di Inggris dan Jerman menyatakan pemerintah negeri Gujarat yang dipimpin Narendra Modi mewakili Partai Nasionalis Hindu (BJP) ikut terlibat membakar fundamentalis Hindu menyerang penduduk Islam.

BJP adalah partai politik bagi kelompok fundamentalis Hindu.

Majlis Hindu Se-dunia (VHP) yang melakukan kampanye untuk Hindu dan berikrar akan merampas ratusan masjid untuk dijadikan kuil. (bh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Bantu Saddam Dalam Perebutan Kekuasaan
Tulisan selanjutnya Ekstrim Kanan Menang di Serbia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas

Berita
23 Juli 2026 14:30
Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
  • Kelompok Militan dan Ekstremis Malaysia Manfaatkan Roblox untuk Rekrutmen
  • Lindungi Konsumen, Pemerintah Musnahkan Ratusan Ton Bahan Pakan Ternak Terkontaminasi Porcine
  • Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban
  • Kemendikdasmen Dorong Anak Kembali Aktif Bermain, Kurangi Ketergantungan pada Gawai
  • MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
  • Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
  • AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?
  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?