Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat Prediksi Debat Pilpres Tanpa Greget Karena Tema Bocor

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Januari 2019 11:09 11:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Januari 2019 11:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menyayangkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memberikan kisi-kisi materi debat. Tindakan KPU ini tidak akan menghasilkan calon presiden yang otentik.

Dia juga memprediksikan debat capres-cawapres nanti tidak ada greget sama sekali karena bocornya tema.

“Jadi debat nanti sifatnya lebih direkayasa dan tidak akan menghasikan capres yang otentik,” kata Ubedilah di Jakarta, Kamis kemarin kutip Indonesiainside.id, Jumat (11/01/2019).

Dia juga menyoroti kemampuan dua capres yang dinilainya sama-sama minim data. Visi misi yang dipaparkan tidak dilengkapi banyak data. Padahal masyarakat butuh data dan bukan sekadar omongan.

Baca: KAMMI: Debat Capres BEM Saja Tak Diberi Tahu Pertanyaannya

Aktivis 98 ini merasa lucu dengan alasan KPU yang tidak ingin mempermalukan capres cawapres dalam debat. Sebab, faktanya KPU justru mendorong para calon untuk menghafalkan materi dan jawaban yang sudah disiapkan tim sukses.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Gunanya debat untuk menilai kemampuan capres cawapres. Apakah mampu menyelesaikan masalah. Ini bisa diketahui lewat jawaban spontan dan bukan yang disiapkan tim sukses,” tuturnya.

Ubedilah berharap moderator nanti bisa memancing para capres untuk menunjukkan spontanitasnya agar debat tidak landai.

Debat Pilpres 2019 akan diikuti oleh dua pasang calon presiden dan wakil presiden yakni Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Baca: KPU Bocorkan Pertanyaan Debat Pilpres, Dikritik “Masa Kalah dari Cerdas Cermat”

Hajatan itu diadakan di Hotel Bidakara, Jakarta, 17 Januari 2019, digelar dalam waktu 90 menit mulai pukul 20.00 WIB.

Untuk moderator akan dipandu oleh mantan penyiar Ira Koesno dan Imam Priyono yang akan memandu tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Sementara panelis debat capres ini terdiri dari beberapa kalangan, antara lain mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, guru besar hukum internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua Komnas HAM Ahmad Damanik, pakar hukum tata negara LIPI Bivitri Susanti, juga pakar hukum tata negara Margarito Kamis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:debat pilpresKPUPemilu 2019Pilpres 2019politikUbedilah Badrun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Studi: Samudra-samudra Dunia Menghangat Lebih Cepat
Tulisan selanjutnya Indonesia-Malaysia Jajaki Kerja sama Kajian Manuskrip Asia Tenggara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?