Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendiri Quadriga Wafat, Jutaan Mata Uang Digital Terkunci di Komputernya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2019 08:38 8:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2019 08:38
Bagikan
Gerald Cotten pendiri QuadrigaCX.
Bagikan

Hidayatullah.com—Mata uang digital bernilai sekitar C$180 juta ($137,21 juta) dibekukan dari akun-akun pengguna platform Quadriga setelah pendirinya wafat bulan Desember lalu. Dia satu-satunya orang yang mengetahui kata sandi untuk mengakses platform itu.

Gerald Cotten meninggal dunia secara tiba-tiba dalam usia 30 tahun akibat penyakit yang dikenal sebagai Crohn’s disease saat menjadi sukarelawan di sebuah panti asuhan di India. Demikian menurut keterangan lama Facebook Quadriga CX, yang mengumumkan kematiannya pada 14 Januari.

Quadriga, platform perdagangan beragam mata uang digital seperti Bitcoin, Litecoin dan Ethereum, mengajukan perlindungan kreditor di Mahkamah Agung Nova Scotia, Kanada, pekan lalu.

Quadriga memiliki 363.000 pengguna terdaftar dan berutang C$250 juta ke 115.000 pengguna yang terdampak, menurut afidavit (keterangan tertulis yang dibuat di bawah sumpah) yang diajukan janda Cotten, Jennifer Robertson, atas nama perusahaan.

Robertson mengatakan dalam afidavit itu bahwa komputer utama milik Cotten berisi sebuah “cold wallet” cryptocurrencies, yang hanya dapat diakses secara fisik dan bukan online, dan kematian suaminya itu meninggalkan sekitar “C$180 juta koin digital di dalam cold storage.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Robertson mengatakan bahwa dia tidak terlibat dalam bisnis Cotten ketika suaminya itu masih hidup, dan dia tidak mengetahui password atau kata kunci pemulihan dari komputernya.

“Meskipun sudah dilakukan pencarian berkali-kali dengan penuh ketelitian, saya tidak menemukannya tertulis di mana pun,” kata wanita itu seperti dikutip Reuters Senin (4/2/2019).

Robertson mengatakan bahwa dia sudah berkonsultasi dengan seorang pakar yang berhasil sedikit mendapatkan sejumlah koin dan informasi dari dalam komputer Cotten yang lain dan dari telepon selulernya, tetapi mayoritas koin yang berada di dalam komputer utamanya masih belum tersentuh.

Masalah yang dihadapi Quadriga itu memicu sorotan terhadap kerentanan dan perlunya regulasi pemerintah terhadap mata uang digital.

“Kasus ini benar-benar menyoroti perlunya pemerintah mengambil tindakan dan meregulasi pertukaran mata uang digital,” kata Dean Skurka, wakil presiden Bitbuy.ca –perusahaan sejenis dan pesaing Quadriga– dalam wawancara dengan Canadian Croadcasting Corp.

Robertson dalam afidavitnya mengatakan bahwa dia menerima ancaman lewat online dan “komentar-komentar fitnah” termasuk pertanyaan perihal kematian Cotten dan apakah dia benar-benar sudah meninggal dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hungaria Tolak Kerja Sama Uni Eropa-Liga Arab
Tulisan selanjutnya Uni Eropa Puji Upaya Pemberantasan Ujaran Kebencian Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?