Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

#JokowiBohongLagi Trending Topic habis Debat Capres

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Februari 2019 06:25 6:25 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 Februari 2019 06:25
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam debat dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, semalam, Ahad (18/02/2019) di Jakarta, sejumlah data yang dipaparkan petahana Jokowi ternyata tidak sesuai fakta.

Jokowi dinilai telah berbohong di depan publik dalam debat capres yang disiarkan langsung berbagai stasiun TV tersebut.

Menyusul itu, media sosial diramaikan dengan tanda pagar (tagar) #JokowiBohongLagi. Pantauan hidayatullah.com, Senin (18/02/2019) sekitar pukul 06.20 WIB, tagar #JokowiBohongLagi menjadi tema paling ramai tren dibicarakan (trending topic) Indonesia di Twitter.

Bahkan, #JokowiBohongLagi menduduki tren paling pertama.

Warganet menilai Jokowi telah berbohong dan telah menyebarkan hoax dalam debat semalam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sejumlah data kebohongan Jokowi tersebut, menurut Eko Widodo @ekowBoy, yaitu:

“1. Tidak ada konflik lahan faktanya banyak; 2. Dana desa 187T faktanya tak sampai; 3. Jalan desa 192 ribu faktanya tak sampai; 4. Irigasi 58 ribu faktanya tak sampai; 5. Impor makin turun faktanya sebaliknya; 6. Sanksi 18,5T faktanya belum dibayar,” tulisnya, juga mengatakan, “Semburan hoax siapa yang buat! #JokowiBohongLagi.”

Warganet pun mengungkap kembali janji-janji Jokowi yang disampaikan pada Pilpres 2014 lalu, yang dinilai banyak diingkari Jokowi.

“2014 banyak janji tapi diingkari. 2019 banyak asbun (asal bunyi) untuk menutupi janji. #JokowiBohongLagi #NewEraPrabowoSandi,” tulis @marierteman.

“Dulu janji2 diingkari Sekarang dia boong #JokowiBohongLagi dg FAKTA yg dijalani sendiri Pak Prabowo terlalu baik utk tak mengatakan KAMU BOHONG! #PrabowoMenangDebat,” tulis @RelawanProSandi.

“Hampir semua bidang yang jadi tema debat malam ini, Jokowi melalukan kebohongan dengan menyampaikan hoax yang sangat memalukan. Isu kebakaran hutan adalah isu global… ini memalukan #JokowiBohongLagi #JokowiBohongLagi,” tulis @KakekKampret_.

“Asbun 2 Mengatakan produksi kelapa sawit 46 Juta ton dengan melibatkan 16 juta petani. Itu data dari mana? #JokowiBohongLagi .,” kicau @bukan_pemimpin9.

Menurut @Silvy_riau, pertanyaan-pertanyaan Prabowo saat debat dijawab Jokoi dengan data hoax, adalah kekalahan fatal Jokowi. “Aku Menilai : Utk Malam ini Jokowi 0 “Zero” tidak Ada Point ? #JokowiBohongLagi,” tulisnya.

Baca: Debat Capres, Jokowi Paparkan Data Tidak Sesuai Fakta

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, dalam debat calon presiden pada Pilpres 2019 berlangsung di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Ahad (17/02/2019) malam, antara capres nomor urut 01 Joko Widodo dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jokowi memaparkan sejumlah data terkait kinerja pemerintahannya selama periode empat tahun kepemimpinannya.

Terungkap, sejumlah data yang disampaikan Jokowi ternyata tak sesuai fakta. Berdasarkan pemantauan hidayatullah.com saat debat tengah berlangsung, sejumlah data dari Jokowi yang tak sesuai fakta tersebut diungkapkan sejumlah pihak.

Antara lain diungkap oleh Greenpeace Indonesia yang membantah pernyataan Jokowi yang menyebutkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak terjadi selama tiga tahun terakhir.

Menanggapi itu, Greenpeace Indonesia lantas menuliskan bantahannya. Greenpeace mengungkapkan, faktanya kebakaran hutan besar terjadi pada tahun 2015 dan kebakaran masih terus terjadi hingga saat ini.

“Pak @jokowi tadi mengeluarkan statement bahwa tidak terjadi kebakaran hutan selama 3 tahun terkahir (terakhir, Red). Faktanya? Sejak tragedi kebakaran hutan terbesar 2015, kebakaran hutan dan lahan terus terjadi setiap tahun hingga sekarang. #DebatCapres,” tulis Greenpeace Indonesia melalui akun Twitter @GreenpeaceID, semalam saat debat tengah berlangsung.

Greenpeace bahkan mengungkapkan fakta bahwa pada bulan Februari 2010 ini, kebakaran hutan kembali terjadi di Riau. Greenpeace pun menambahkan bukti pernyataannya itu dan mencantumkan link sebuah artikel berita media online yang memberitakan bahwa sebanyak 497,7 hektare lahan di Riau dilahap api.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#JokowiBohongLagidebat capresdebat pilpresGreenpeace IndonesiaJoko widodoJokowi bohongPilpres 2019Trending Topic
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Debat Capres, Jokowi Paparkan Data Tidak Sesuai Fakta
Tulisan selanjutnya Pencari Suaka Manfaatkan Bebas Visa untuk Masuk Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?