Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

23 Hak Cipta Buku Indonesia Dibeli Penerbit Asing

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Maret 2019 10:39 10:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2019 10:39
Bagikan
[Ilustrasi] IBF 2019.
Bagikan

Hidayatullah.com– Penerbit asing dari sejumlah negara menyepakati pembelian hak cipta penerbitan dan penerjemahan 23 judul buku dari penerbit dalam negeri pada hajatan London Book Fair (LBF) 2019.

“Dalam tiga hari, total ada 23 judul buku dari penerbit Bandung dan Jakarta yang hak penerbitan dan penerjemahannya dibeli penerbit Singapura, Inggris, dan Malaysia,” kata Thomas Nung Atasana, yang mewakili Ikatan Penerbit Indonesia di Olympia, London, Kamis lansir Indonesia Inside, Jumat (15/03/2019).

Dia menambahkan, pada hari pertama, hak penerjemahan dan penerbitan 12 judul buku dibeli oleh penerbit dari Singapura. Hari kedua terjadi sembilan transaksi dan hari ketiga ada dua transaksi hak penerbitan dan penerjemahan.

Buku-buku dari penerbit Indonesia yang diminati penerbit luar negeri adalah buku pelajaran sekolah tentang bahasa mandarin, buku fiksi atau cerita anak dengan konten pendidikan akhlak keislaman.

Kehadiran Indonesia yang diorganisasikan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta didukung Komisi Nasional Buku dan The British Councildalam LBF 2019 cukup strategis karena Indonesia diundang sebagai Fokus Pasar.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Thomas Nung Atasana mengatakan, di samping 22 judul buku yang sudah disepakati untuk diterbitkan oleh sejumlah penerbit di Inggris, ada pula 187 judul buku terbitan Indonesia yang diminati penerbit asing.

Bekraf menargetkan 50 kesepakatan penjualan hak terjemahan buku-buku terbitan Indonesia oleh penerbit luar negeri dalam kesempatan LBF 2019 ini.

Dalam ajang yang memang diperuntukkan transaksi hak penerbitan di antara para penerbit dunia itu, ribuan penerbit seluruh dunia saling bertransaksi jual-beli hak terjemahan.

Rincian kesepakatan pembelian hak terbit dalam bentuk terjemahan oleh penerbit asing itu adalah sebagai berikut: Penerbit Asta Ilmu Publishing berhasil melakukan kesepakatan 12 judul buku kepada penerbit di Singapura dan 39 perjanjian untuk menindaklanjutinya sebagai kesepakatan alias meminati 39 judul buku dengan penerbit di Inggris, Korea, dan China.

Sebanyak sembilan kesepakatan pembelian hak penerbitan dan penerjemahan buku yang terjadi pada hari kedua LBF 2019 adalah delapan judul dari penerbit Mizan yang dibeli penerbit Inggris dan satu judul dari Kepustakaan Populer Gramedia yang dibeli penerbit dari Portugal.

Sementara itu, pada hari ketiga terjadi transaksi pembelian hak penerbitan dan penerjemahan atas dua judul buku dari penerbit Rumah Pensil Bandung oleh penerbit dari Malaysia.

Di samping itu, 45 judul buku dari penerbit Mizan yang terkenal lewat buku-buku bertema religius keislaman diminati penerbit dari Inggris, Turki, dan Jepang.

Sebanyak 23 judul buku dari Penerbit Gramedia juga diminati oleh penerbit dari Amerika, China, Taiwan, Inggris, dan Korea.

Serta, 10 judul terbitan Lontar, penerbit milik Yayasan Lontar yang menerbitkan karya-karya sastra dari pengarang kenamaan di Tanah Air, telah diminati oleh penerbit dari Italia, Inggris, dan Turki.

Selain keempat penerbit itu, juga ada 16 penerbit dari Indonesia yang produknya diminati untuk diterbitkan di negara lain.

Selain kepada pihak institusional, para penerbit Indonesia juga mencoba melakukan transaksi dengan menawarkan hak penerbitan mereka kepada individu yang menjadi broker bagi pihak ketiga atau penerbit internasional yang tak sempat ikut serta dalam LBF 2019.

Pemilik penerbitan Asta Ilmu Publishing, Anna, mengatakan buku-buku terbitannya yang berhasil dibeli hak terjemahannya oleh penerbit asing adalah bertema pelajaran bahasa Mandarin.

“Singapura Asia Publisher telah menyepakati untuk membeli hak terbitan terjemahan buku-buku kami. Umumnya, buku-buku tentang pelajaran bahasa Mandarin,” tuturnya di konter penjualan hak cipta Indonesia Fokus Market.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asingbuku Indonesiahak cipta bukuLBF 2019London Book Fairpenerbitperbukuan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR RI: PUIC Harus Tegas Menentang Diskriminasi atas Umat Islam
Tulisan selanjutnya Indonesia Kecam Penembakan Jamaah di Masjid Selandia Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?