Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Emirat Arab dan Bermuda Masuk Daftar Hitam Tax Haven Uni Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2019 18:51 6:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2019 06:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa memperluas daftar hitam tax haven dengan memasukkan Uni Emirat Arab, Bermuda, serta teritori-teritori Inggris dan Belanda di seberang lautan.

Dilansir Reuters, negara-negara Uni Eropa membuat daftar hitam itu pada Desember 2017, setelah terungkapnya skema penyimpanan dana di luar negeri guna menghindari pajak di negara asal yang dilakukan oleh orang-orang kaya dan perusahaan, dengan tujuan mereka hanya perlu membayar pajak sedikit di negaranya.

Menteri-menteri keuangan UE hari Selasa (12/3/2019) menambahkan sejumlah negara dan teritori ke dalam daftar hitam tax haven tersebut, yaitu Aruba (teritori Belanda di Karibia), Barbados, Belize, Bermuda (teritori Inggris), Fiji, Marshall Islands, Oman, Uni Emirat Arab, Vanuatu dan Dominika.

Sebelumnya, nama-nama yang sudah lebih dulu tercantum dalam daftar hitam itu adalah Samoa, Trinidad dan Tobago, serta tiga teritori Amerika Serikat di Samoa, Guam dan US Virgin Island.

Nama negara dan teritori yang termasuk dalam daftar hitam tersebut reputasinya dianggap rusak dan Uni Eropa memberlakukan ketentuan yang ketat atas transaksi keuangan yang melibatkan mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun demikian, Uni Eropa belum sepakat soal sanksi yang akan dijatuhkan atas negara dan teritori tax haven itu.

Meskipun sudah diketok palu, rupanya langkah tersebut tidak didukung secara bulat oleh seluruh negara anggota Uni Eropa.

Sesaat sebelum pertemuan para menteri keuangan UE dimulai hari Selasa, pemimpin rapat Menteri Keuangan Rumania Eugen Teodorovici mengatakan kepada para reporter bahwa dirinya berharap keputusan itu akan ditunda sampai bulan Mei. Namun, tak disangka banyak pejabat UE yang berkeyakinan tidak perlu ada lagi perundingan atau diskusi.

Dokumen UE yang dilihat Reuters menunjukkan bahwa Italia dan Estonia keberapatn dengan daftar tax haven yang baru, sebab mereka menentang dimasukkannya nama Uni Emirat Arab.

Namun, keberatan Italia itu dianggap tidak lagi beralasan settleah hari Selasa pemerintah Roma mendapatkan jaminan bahwa nama UEA akan dihapus dari daftar begitu negara tersebut mengubah regulasinya sehingga sejalan dengan standar regulasi pajak di Uni Eropa.

Dokumen itu juga menunjukkan bahwa pekan lalu Inggris mencabut vetonya atas pencantuman nama Bermuda dalam daftar tersebut.

Belanda juga mengutarakan keberatan perihal pencantuman nama Aruba.

Daftar hitam tax haven Uni Eropa itu aslinya mencantumkan 17 nama negara dan teritori, termasuk Uni Emirat Arab. Namun, setelah sebagian besar menyesuaikan regulasi mereka, daftar itu menyusut menjadi tinggal 5 nama.

Keputusan yang berkaitan dengan pajak di wilayah Uni Eropa harus mendapatkan persetujuan semua 28 negara anggota.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Tolak Bebaskan Wanita Vietnam Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam
Tulisan selanjutnya Neo-Nazi Dibalik Ancaman Bom Seantero Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?