Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Prof Mahfud: Harus Berani Melawan Korupsi dan Ketidakadilan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Maret 2019 13:31 1:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Maret 2019 13:31
Bagikan
UU ITE
Prof Mahfud MD.
Bagikan

Hidayatullah.com– Bangsa Indonesia saat ini menghadapi tiga masalah besar. Yaitu, korupsi, ketidakadilan, dan kemiskinan. Akan tetapi, rakyat harus bangkit dan berani melawan persoalan besar tersebut, bukan malah apatis menghadapi ketiganya.

“Sekarang banyak korupsi, memang. Tapi jangan membuat kita untuk tidak menjaga NKRI. Itu menjadi tugas kita bersama. Kita yang melawannya. Siapa lagi?” ujar mantan Ketua MK Prof Mahfud MD di Semarang, Jawa Tengah, Ahad (17/03/2019).

Menurut anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini, begitulah cara merawat kemerdekaan bangsa Indonesia serta menjaga persatuan dan kesatuan antarwarga negara agar Merah Putih tetap berdiri tegak.

“Ada yang bilang buat apa Indonesia ini dipertahankan. Toh banyak korupsi. Banyak orang miskin. Loh iya betul. Tapi inilah tugas kita untuk melawannya. Menjadi bangsa yang berani melawan korupsi, ketidakadilan, dan kemiskinan,” sebutnya kutip INI-Network, Senin (18/03/2019).

Para pendiri bangsa terdahulu telah melawan penjajahan. Setelah kemerdekaan Indonesia, kesejahteraan terus diupayakan. Kemiskinan terus dikurangi agar hilang. “Coba bagaimana kalau tidak ada Indonesia merdeka, seluruh rakyat akan miskin. Kita akan tetap menjadi negara yang diperbudak negara lain,” menurutnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mengenai masih adanya kemiskinan hingga tujuh dekade Indonesia merdeka, Mahfud tak menampiknya. Akan tetapi menurutnya kemiskinan tinggal 8-9 persen sejak kemerdekaan republik ini.

Soal Pilpres 2019 yang tinggal menghitung hari, tepatnya pada 17 April mendatang. Beda pilihan boleh saja. Namun, sesama anak bangsa jangan saling bermusuhan satu sama lain.

Tegas Mahfud, perpecahan untuk era saat ini bukan hal yang penting. Terlebih hanya karena urusan pemilihan umum, pemilihan presiden.

“Beda pilihan itu biasa. Tapi apa kita harus terpecah? Harus bermusuhan? Kita bangsa yang besar. Jangan sampai terpecah karena pemilu. Kita harus bersatu,” tegas menteri pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kemiskinanketidakadilanKorupsiMahfud MD
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banjir dan Longsor DIY Telan Korban Jiwa, 5.046 Jiwa Terdampak
Tulisan selanjutnya Korban Banjir Papua: 79 Meninggal, 43 Hilang, 4.728 Mengungsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?