Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelaku Penembakan di Utrecht Ditangkap, Motif Diduga Perselisihan Keluarga

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Maret 2019 07:34 7:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Maret 2019 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tersangka penembakan di trem Utrecht telah ditangkap. Kasus diyakini bermotif perselisihan keluarga.

Seorang jubir kepolisian mengkonfirmasi Euronews bahwa Gokmen Tanis, pria kelahiran Turki berusia 37 tahun telah ditangkap.

Dalam konferensi pers hari Senin (18/3/2019), jaksa Rutger Jeuken kepada para reporter membenarkan bahwa pria yang pernah berurusan dengan kepolisian itu sudah dibekuk aparat keamanan.

Motif penembakan masih belum dipastikan. Namun, pihak kejaksaan mengatakan bisa jadi diakibatkan perselisihan keluarga.

Kantor berita pemerintah Turki Anadolu, mengutip keterangan kerabat pelaku, melaporkan bahwa pelaku menembak seorang wanita kerabatnya yang berada di dalam trem karena alasan pertikaian keluarga dan kemudian menembak orang-orang lain yang berusaha menolongnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir The Guardian dari RTV Utrecht, seorang saksi bernama Jimmy de Koster mengatakan bahwa terdengar suara tembakan beberapa kali. De Koster sedang dalam perjalan pulang dari tempat kerja ketika dia melihat seorang wanita di samping trem terbaring di tanah berteriak, “Saya tidak melakukan apa-apa.”

Seorang saksi lain bernama Niels, yang berada di dalam trem, mengatakan kepada koran Algemeen Dagblad bahwa pelaku kelihatan menarget hanya satu orang. “Saya mendengar suara seperti dor dor dor di gerbong belakang saya, dan tiba-tiba orang berlarian keluar menyelamatkan diri,” kata Niels.

“Saya memiliki kesan dia menembak satu orang tertentu, karena saya melihat seorang wanita merangkak keluar. Orang-orang berusaha menolong wanita tersebut, dan ketika mereka melakukannya, pelaku lantas berlari memutar ke arah belakang wanita itu dan mulai menembak ke arah orang-orang,” imbuhnya.

Saksi bernama Daan Molenaar mengatakan kepada lembaga penyiaran nasional NOS bahwa dia tidak yakin penembakan itu adalah serangan teroris. “Pertama kali yang terpikir di benak saya adalah ini semcam balas dendam atau apa, atau orang tersebut sangat marah lalu mengambil pistol.”

Dilansir BBC, seorang saksi mengatakan kepada NOS bahwa dia menolong seorang wanita yang terluka ketika trem tiba-tiba berhenti dalam kondisi darurat. “Saya melihat ke arah belakang saya dan melihat seseorang terbaring di belakang trem.,” kata saksi. “Orang-orang lantas keluar dari kendaraan mereka … dan mereka berusaha mengangkat wanita itu. Saya berusaha ikut membantu wanita tersebut, lalu saya melihat seorang pria berlari ke arah kami dengan mengacungkan senjata,” imbuh saksi. “Saya mendengar orang-orang berteriak ‘penembak! Penembak!’ dan saya langsung lari.”

Pelaku kemudian kabur meninggalkan lokasi kejadian, dan aparat keamanan memburunya seharian. [Baca berita sebelumnya: Polisi buru pria Turki pelaku penembakan di trem Utrecht Belanda.]

Sejumlah media Belanda melaporkan bahwa sebelumnya pada tanggal 4 Maret Tanis dihadirkan di pengadilan Utrecht karena dituduh melakukan pemerkosaan.

RTV Utrecht melaporkan bahwa Tanis dikenal pihak kepolisian karena sebelumnya pernah terlibat sejumlah kasus, antara lain mengancam akan membunuh seorang wanita dan menembakkan senjata api ke arah sebuah rumah susun dekat Oktoberplein.

Utrecht adalah kota terbesar keempat di Belanda dengan populasi sekitar 340.000 jiwa. Tingkat kejahatan tergolong rendah di sana dan pembunuhan dengan senjata api sangat jarang terjadi, seperti halnya di bagian lain wilayah Belanda pada umumnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Perbudakan Modern di Inggris Naik Lebih dari Sepertiga
Tulisan selanjutnya partai islam aljazair Para Dokter Aljazair Mendesak Presiden Bouteflika Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?