Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Gereja Buntut Putih Jemaat Menghadap Kristus dengan Telanjang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Februari 2014 14:09 2:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Februari 2014 13:12
Bagikan
Pastor Allen Parker sedang menggembala jemaatnya di gereja.
Bagikan

Hidayatullah.com—Para jemaat gereja di sebuah kota di negara bagian Virginia, Amerika Serikat, mendekatkan diri kepada Kristus dengan melepaskan pakaiannya. Mereka tidak peduli dengan soal-soal “materi” dan beribadat kepada Kristus dalam keadaan seperti ketika lahir, telanjang.

Bahkan pada bulan Februari di mana cuaca dingin rata-rata mencapai 20 dejarat Fahrenheit atau -6 derajat Celcius, jemaat gereja hadir dengan penampilan beragam; sebagian berpakaian lengkap, sebagian membuka pakaian atasnya saja, tetapi kebanyakan berani mencopot seluruh pakaiannya.

Pastor pemimpin gereja  yang terletak Southampton, sekitar satu jam perjalanan dari ibukota Richmond ke arah selatan, mengatakan bahwa persoalannya bukan tentang pakaian. Pastor Allen Parker bilang, yang terpenting adalah memamerkan jiwa secara terbuka kepada Kristus. Dan dia memimpin jemaat gembalaannya menuju jalan yang benar, tak peduli apa yang mereka kenakan.

Setiap hari Minggu di gereja bernama White Tail Chapel (secara literal bisa diartikan kapel buntut putih, atau –maaf–pantat putih, red), di barisan depan tampak pasangan Katie dan Robert Church, lapor stasiun televisi lokal KAIT8 (10/2/2014).

Katie mengaku, pertama kali bertemu dengan pasangannya itu dirinya bukan seorang nudis (penganut gaya hidup telanjang, red). Tetapi kemudian dia langsung jatuh cinta dengan Robert dan gereja bugil tersebut. Mereka kemudian menikah di gereja tersebut, yang disebutnya di sana tidak ada pretensi (tuntutan dan kepura-puraan) sebagaimana terdapat di gereja-gereja pada umumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Begitu menikah, Katie merasa tempat itu seluruhnya adalah keluarganya dan orang-orang di sana bisa diandalkan dan dimintai pertolongan.

“Orang menjadi terbuka sepanjang mereka mendengarkan perkataan Tuhan, dan berbicara dengan kata-kata Tuhan,” kata Robert Church.

Menurut gereja bugil itu dan jemaatnya, kehadiran mereka di rumah peribadatan itu dengan telanjang bukan berarti menimbulkan rangsangan seksual. Mereka datang ke gereja dalam keadaan telanjang untuk menemukan kedamaian di dalam jiwa, dan pastor Allen percaya bahwa hal itu bisa dimulai dari menerima keadaan diri mereka sendiri.

“Tidak ada perasaan bahwa Anda memiliki kelebihan dibanding orang lain secara fisik,” kata pastor Allen.

“Kita manusia, kita punya goresan-goresan luka, kita adalah apa yang kita punya … belajar untuk mencintai dan menerimanya,” kata pendeta yang memimpin jemaatnya dalam keadaan telanjang itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Manajemen Hariri: “Bukan Diinjak, Itu Kuncian Pencak Silat”
Tulisan selanjutnya Zionis Dirikan Seminari Yahudi Bertingkat 9 di Al-Quds Timur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?