Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bawaslu: 2.548 Pengawas Pemilu Meninggal, Dianiaya, Sakit, Kecelakaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Mei 2019 17:06 5:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Mei 2019 17:06
Bagikan
Bendera kuning dikibarkan di depan gedung Bawaslu di Jakarta, Kamis ()9/05/2019), oleh massa sebagai bentuk duka cita atas kasus kematian demi kematian ratusan petugas pada Pemilu 2019.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebanyak 2.548 orang jajaran pengawas pemilu meninggal dunia, mengalami sakit, dianiaya (mengalami tindakan kekerasan), dan kecelakaan selama Pemilu 2019, data terbaru dirilis Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Data tersebut diambil Bawaslu dari 34 provinsi se-Indonesia per Senin, tanggal 13 Mei 2019 sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam rinciannya, pengawas pemilu yang meninggal dunia mencapai sebanyak 92 orang. Jumlah tertinggi dengan sebanyak 21 korban meninggal berada di Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan data dirilis Bawaslu tersebut, sebanyak 273 orang yang mengalami kecelakaan dengan Jawa Tengah sebagai provinsi tertinggi, 57 orang.

Sedangkan yang mengalami luka berat dan keguguran mencapai 24 orang. Kemudian, sebanyak 435 pengawas yang sakit dan harus dirawat inap, dan 1.704 pengawas lainnya juga sakit dan harus dirawat jalan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Pengungkapan Kematian Petugas Pemilu untuk Kepentingan Bangsa

Adapun pengawas lapangan yang mengalami kekerasan tercatat 20 orang. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah penganiayaan terbesar yakni empat orang.

Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar menjelaskan, penganiayaan atau kekerasan bisa terjadi karena berbagai motif.

“Bisa saja ada orang yang enggak senang dengan pengawas pemilu, atau pada saat pengawas minta sesuatu tapi orang tersebut enggak mau,” ujar Fritz di Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (13/05/2019).

“Mungkin dia melakukan proses pemukulan. Bisa terjadi,” tambahnya kutip INI-Net.

Baca: Luhut Ketua KPPS Tewas Membusuk Setelah 5 Hari Menghilang

Sebelumnya, Kamis (02/04/2019) lalu, Ketua Bawaslu, Abhan, menyebut anggota Panwaslu yang meninggal sebagai pahlawan dan pejuang demokrasi.

Mereka katanya melakukan pengawasan Pemilu 2019 dengan sebaik-baiknya.

Bawaslu memberikan santunan dan piagam penghargaan kepada petugas yang wafat, besarannya sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan Kementerian Keuangan.

Untuk korban meninggal dunia diberi Rp 36 juta ditambah santunan dari internal Bawaslu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BawasluPanwasluPemilu 2019
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjelasan Al Jazeera soal Video “Siaran Kecurangan Pilpres”
Tulisan selanjutnya Dapat Sembako, Warga Lombok: Setidaknya Bisa Masak Buat Anak-Cucu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?