Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Austria Tumbangkan Pemerintahan PM Kurz

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2019 06:08 6:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2019 06:08
Bagikan
Sebastian Kurz (kanan) dan Heinz-Christian Strache (kiri).
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil-wakil rakyat Austria di parlemen memberikan mosi tidak percaya kepada pemerintahan Perdana Menteri Sebastian Kurz, menandai akhir dari kekuasaan Partai Rakyat.

Partai Kebebasan (FPÖ) yang beraliran kanan-jauh, bekas sekutu koalisi Kurz, bergabung dengan partai kiri-tengah Sosial Demokrat dan partai environmentalis-kiri Jetzt dalam mosi tidak percaya terhadap Kurz itu, lansir DW Senin (27/5/2019).

Partai liberal NEOS menolak mosi tersebut dengan alasan tidak ingin terjadi instabilitas politik lebih jauh.

Pemerintahan minoritas sementara Kurz, yang terdiri dari para pakar dan pejabat publik senior, diambil sumpahnya pekan lalu.

Pemerintahan interim akan dibentuk hari Selasa pagi ini oleh Presiden Austria Van der Bellen, yang akan bekerja sampai pemilu nasional digelar September mendatang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mosi tidak percaya yang diberikan kepada Kurz itu diambil setelah perdana menteri termuda di Eropa tersebut memutus koalisinya dengan FPÖ. Partai FPÖ terjerat skandal awal bulan ini ketika ketuanya Heinz-Christian Strache –yang menjabat sebagai wakil perdana menteri– muncul dalam rekaman video sedang menawarkan keuntungan bisnis terhadap seorang terduga pengusaha wanita asal Rusia, apabila orang itu mau membantunya dalam kampanye sehingga mendapatkan jabatan publik. Rekaman tahun 2017 itu belum diketahui siapa yang merekam dan membocorkannya ke publik.

Beberapa jam setelah mosi dikeluarkan, Kurz langsung menyatakan bahwa karir politiknya tidak berakhir di sini dan dia berniat maju kembali dalam pemilu mendatang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Perlonggar Aturan Masuk Turis China
Tulisan selanjutnya Anies: Saya Tak Pernah Tangkap Orang yang Kritik Saya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?