Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Otoritas Hiburan Saudi Selidiki Kebenaran Adanya ‘Klub Malam Halal’

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Juni 2019 06:41 6:41 am
Ahmad
Dipublikasikan 16 Juni 2019 06:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Otoritas Hiburan Umum (GEA) telah mengumumkan penyelidikan resmi ke sebuah acara yang berlangsung di kota pesisir Jeddah.

Penyelidikan diluncurkan setelah media sosial dan video dari acara itu memicu kontroversi dan menimbulkan pertanyaan atas sifat acara dan tempat.

Banyak pengguna media sosial, dan beberapa media setempat, telah melabeli acara sebagai pembukaan klub malam yang terkenal; Meskipun selalu bersikeras bahwa itu tidak akan melayani alkohol.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting pada akun Twitter-nya, badan pemerintah Saudi itu mengumumkan bahwa: “menurut informasi yang diberikan kepada GEA, acara (Project X) melanggar prosedur hukum dan peraturan yang berlaku, dan belum disahkan oleh tubuh,” kata pernyataan.

GEA pada “awalnya telah mengeluarkan izin untuk acara lain”, kata pernyataan itu. “Kontraktornya kemudian mengambil keuntungan dari perpanjangan izin tersebut untuk melakukan pelanggaran serius dan tidak dapat diterima ini,” dikutip Arab News.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Arab Saudi telah mengizinkan operasi operasi ‘klub malam halal’, arahan penyelidikan langsung.

Sebelumnya, beberapa media melaporkan ‘klub malam halal’ pertama dibuka Kamis lalu di Jeddah.

Ini dilaporkan outlet merek White Brand, yang memiliki klub malam di Dubai dan Beirut.

Penyanyi AS, Ne-Yo, tampil pada malam pembukaan pada hari Ahad, menurut situs web White Pages Saudi Arabia yang mengiklankan acara tersebut.

Menurut iklan, jam buka klub adalah antara jam 10 malam dan 3.00 pagi dengan harga tiket senilai antara 500 dan 1.000 riyal Arab Saudi.

Pembukaan klub malam mengundang berbagai reaksi di media sosial dengan beberapa pengguna memujinya sebagai bagian dari reformasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk memodernisasi negara.

Dikutip Al-Jazeera, beberapa pengguna Twitter di Saudi menyuarakan penentangan mereka melalui tanda pagar #Disco_in_Jeddah. Menurut mereka, keberadaan kelab malam ini merusak citra Saudi sebagai negara pemilik situs paling suci umat Islam.

“Kami tidak menerima semua acara yang melanggar nilai-nilai, prinsip, dan moral Islam!” ujar seorang pengguna Twitter.

Konfirmasi pembatalan kabar dibukanya ‘kelab malam halal’ ini juga dikonfirmasi oleh Ne-Yo di akun Instagramnya. Dia mengaku baru tahu acara batal ketika dalam perjalanan ke lokasi.

Istilah ‘klub malam halal’ datang dari pengguna media sosial. Sementara pemerintah dan masyarakat Saudi sendiri menolak acara-acara berbau maksiat seperti ini.

Terlihat ketika laman BBC Arabic menulis judul “Ghadhab Su’udiy Ba’da ‘Ilan ‘an Iftitahi Awwal ‘Disco Halal’ wa ‘Maqha Lailiy lilkibaar’ fi Jeddah” (Masyarakat Saudi Marah Pengumuman Pembukaan ‘Disko Halal’ dan ‘Klub Malam untuk Dewasa’ di Jeddah).

Di hari yang sama, Rabu, (12/6), Supervisor Umum Jeddah Season, Raed Abu Zanada, memastikan bahwa tidak ada satu acarapun di rangkaian Jeddah Season yang berlangung hingga pertengahan Juli nanti, terdapat kegiatan yang melanggar nilai-nilai, kebiasaan, tradisi dan budaya yang berlaku di Kerajaan Saudi.

Raed juga mengajak semua warga Saudi agar tidak mudah percaya dengan kabar yang beredar di dunia sosial.

GEA menolak acara ini.

Dalam beberapa bulan terakhir Saudi telah menutup beberapa tempat hiburan tidak berizin yang tanpa sekat antara pria dan wanita. Akhir tahun lalu, pemerintah Jeddah juga menutup kafe yang mengadakan acara musik yang dihadiri pria dan wanita karena tidak memiliki izin.

Peraturan lebih ketat diterapkan di Makkah, kota suci tempat Masjidil Haram berada. Pada 2017 lalu, Gubernur Makkah Pangeran Khaled al-Faisal menyatakan seluruh acara musik, penampilan DJ, atau live band adalah ilegal di kota tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:'klub malam halal'arab saudiGEAjeddah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MAN di Aceh Ajarkan Nilai Kejujuran Lewat Ujian Akhir Tahun
Tulisan selanjutnya Dilanda Banjir, Desa di Konut “Hilang”, Tersisa 1 Masjid 8 Rumah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?