Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Kemenag Mau Kembalikan Makna Haji seperti Ulama Masa Lalu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juni 2019 09:08 9:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juni 2019 09:08
Bagikan
Jutaan jamaah haji dari seluruh dunia melakukan thawaf mengelilingi Ka'bah di Makkah, Arab Saudi, Selasa (05/09/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Perbaikan layanan penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M yang dilakukan Kementerian Agama tidak hanya sebatas pada segi layanan fisik seperti fasilitas akomodasi, transportasi maupun konsumsi saja.

Pada tahun ini, Kemenag menerapkan sejumlah langkah guna melakukan peningkatan kualitas layanan bimbingan ibadah bagi jamaah haji. Hal ini diungkapkan Kasubdit Bimbingan Jemaah Kemenag Arsyad Hidayat, di Jakarta.

Menurut Arsyad, saat ini ironi di masyarakat banyak yang berasumsi kenaikan angka jamaah haji tidak sebanding dengan peningkatan keshalehan sosial. Fakta juga menunjukkan kecenderungan jamaah haji yang masih mengabaikan hal-hal ibadah ketika berada di Tanah Suci.

“Ini yang kemudian menjadi perhatian Kemenag sehingga kita melakukan beberapa langkah dalam perbaikan bimbingan jamaah,” ujar Arsyad, Rabu (26/06/2019) dalam siaran pers Kemenag.

Pertama, pada tahun ini Kemenag akan melakukan optimalisasi fungsi Ketua Rombongan (Karom) dan Kepala Regu (Karu) dalam satu kelompok terbang. Arsyad mengakui saat ini kuota pembimbing ibadah haji yang dimiliki Kemenag masih sangat terbatas, sehingga tidak sedikit jamaah haji yang tidak dapat menyempurnakan ibadah hajinya karena keterbatasan pengetahuan dan takut tertinggal rombongannya.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

“Dalam satu kelompok terbang, dengan jumlah jamaah sekitar empat ratus orang, hanya ada satu orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI),” ujarnya.

Melihat kondisi saat ini, pihaknya berharap akan meningkatkan pelayanan bimbingan dengan pemantapan manasik haji kepada jamaah yang berjumlah 12 – 45 orang dengan memberdayakan perangkat Regu dan Rombongan.

Dengan mengoptimalkan fungsi Karu dan Karom, pelaksanaan ibadah masing-masing jamaah haji dinilai dapat dimonitoring secara melekat. Selain itu, untuk jamaah lansia, sakit, dan risiko tinggi (risti) juga akan diberikan kemudahan dalam beribadah hajinya.

“Monitoring secara melekat terhadap pelaksanaan ibadah masing-masing jamaah haji serta pengenalan dan ajakan kepada jamaah lansia, sakit, dan risti untuk menggunakan kemudahan dalam beribadah haji,” jelasnya.

Arsyad meminta, Karu dan karom dapat menjadi perpanjang tangan dari petugas kloter dengan meneruskan informasi yang didapatkan dari petugas kloter agar langsung disampaikan kepada jamaah hajinya.

“Meneruskan Informasi dari Petugas Kloter untuk disampaikan kepada Jemaahnya,” tuturnya.

Saat berada di hotel, Arsyad juga meminta agar Karu dan Karom dapat membuka layanan konsultasi manasik yang bekerjasama dengan ketua rombongan atau pembimbing ibadah haji (TPIHI).

Kedua, tahun ini Kemenag juga akan mengembangkan sistem pelaporan pelaksanaan bimbingan ibadah berbasis android. Menurut  Arsyad, pelaporan berbasis android ini akan mempermudah dan mempercepat laporan dari petugas pembimbing ibadah haji kloter kepada Daerah Kerja (Daker).

“Dengan aplikasi ini, mudah-mudahan ini juga mempercepat laporan-laporan kita lebih akurat,” kata Arsyad.

Arsyad berpendapat, dengan penggunaan aplikasi android ini, sistem pelaporan bimbingan ibadah setiap jamaah haji dapat dipantau dan diawasi oleh petugas haji.

“Dengan laporan ini, petugas kloter (TPIHI) dapat memantau berapa persen jamaah yang telah menyelesaikan rukun – rukun haji. Ingat, kita juga punya tanggung jawab untuk membimbing jamaah agar menjadi haji mabrur. Langkah awalnya adalah memastikan semua jamaah telah melakukan rukun haji,” ujar Arsyad.

Ketiga, seperti tahun lalu, Kemenag juga akan menurunkan tim Konsultan Ibadah Haji dalam penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendatang.

“Konsultan ibadah akan disebar di seluruh sektor karena kita melihat efektifitas tim ini di tahun lalu. Ada tiga orang konsultan ibadah yang ditempatkan di kantor Daker, dan dua orang di masing-masing sektor,” jelasnya.

Tim konsultan ibadah selain bertugas memantau tiap-tiap sektor, mereka juga berkewajiban melakukan halaqah-halaqah bagi jamaah haji.

“Kita ingin mengembalikan makna haji seperti para ulama Indonesia masa lalu. Dulu mereka berhaji selain menunaikan ibadah tapi juga menuntut ilmu di Makkah. Kami berharap, sepulangnya jamaah ke tanah air, selain mereka menunaikan seluruh rangkaian haji tapi juga memiliki pengetahuan agama yang lebih baik,” tutup Arsyad.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajihaji 1440H/2019Mibadah hajiKemenagmakna hajiulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 99 Mahasiswa Indonesia Diwisuda di Universitas Al Ahgaff Yaman
Tulisan selanjutnya Massa Datangi MK Kawal Putusan Sengketa Pilpres

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?