Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Utamakan Hewan daripada Agama, Denmark Larang Penyembelihan Halal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Februari 2014 11:30 11:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Februari 2014 11:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Denmark efektif memberlakukan larangan penyembelihan hewan menurut aturan agama mulai Selasa (18/2/2014), yang berarti warga Muslim dan Yahudi tidak dapat menyembelih hewan secara halal dan kosher.

Undang-undang itu, yang diusulkan oleh kelompok penyayang binatang selama bertahun-tahun, pekan lalu diumumkan akan diberlakukan secara efektif mulai hari Selasa kemarin, lansir The Independent.

Kelompok Muslim dari organisasi nirlaba Danish Halal menyebut undang-undang tersebut sebagai “interfensi terang-terangan atas kebebasan beragama.” Sedangkan kelompok Yahudi, seperti biasa, menudingnya sebagai “anti-Semit.”

Regulasi Eropa mengharuskan hewan yang akan disembelih dibuat pingsan terlebih dahulu, namun ada pengecualian bagi penyembelihan secara agama.

Menurut aturan Islam dan Yahudi, hewan yang akan disembelih tidak boleh dibuat pingsan atau hewan harus dalam kondisi sadar ketika dijagal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Membela keputusan pemerintah, Menteri Pertanian dan Pangan Denmark Dan Jorgensen kepada stasiun televisi TV2 mengatakan bahwa “hak-hak hewan lebih didahulukan daripada agama.”

Tetapi apakah Denmark benar-benar sayang binatang?

Klaim mereka terbantahkan dengan fakta bahwa pengelola kebun binatang di Kopenhagen sengaja membunuh seekor hewan jerapah muda berusia 2 tahun, dengan alasan gen yang berada di dalam tubuhnya terlalu sama dengan gen jerapah-jerapah lain yang dikembangbiakkan di kebun binatang itu.

Marius, nama jerapah itu, dibunuh hari Ahad pagi 9 Februari lalu di depan anak-anak pengunjung kebun binatang dan kemudian dijadikan santapan singa. Padahal, Marius adalah hewan yang sangat sehat.

Larangan penyembelihan hewan menurut aturan agama itu menimbulkan protes di kalangan warga Muslim dan Yahudi.

David Krikler lewat akun Twitter @davekrisks menulis, “Di Denmark menjagal seekor jerapah sehat di depan anak-anak dianggap keren, tetapi seekor ayam kosher/halal dianggap ilegal.”

“Menjijikkan,” kata Byakuya Al-Hassan (@SirOthello), sebab “negara yang sama yang menjagal seekor jerapah dihadapan publik untuk memberi makan singa-singa … melarang daging halal dengan alasan prosedur.”

“Denmark melarang penyembelihan hewan menurut agama. Bahkan singa-singa di kebun binatang pun tidak diperbolehkan menikmati jerapah halal,” sindir Mogens Larsen (@Moq72).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Majalah Husnul Khotimah Studi Banding ke Majalah Suara Hidayatullah
Tulisan selanjutnya Fenomena Telat Menikah yang Dipaksakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?