Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Politik Diminta Belajar dari KH Ahmad Dahlan & KH Hasyim Asy’ari

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Juli 2019 10:03 10:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Juli 2019 10:03
Bagikan
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) dalam konferensi pers film Jejak Langkah 2 Ulama di Yogyakarta, Rabu (24/07/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Para tokoh politik Indonesia diminta untuk belajar dari sosok dua ulama pendiri ormas besar Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, yaitu KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, para tokoh parpol harus belajar dari kedua tokoh tersebut, agar generasi kedepan tetap punya nilai-nilai mulia.

“Kehebatan tokoh lama, dalam memperjuangkan sesuatu dengan tetap saling support walaupun ada perbedaan dalam pandangan, kelebihan tokoh lama yakni tidak pernah memberi label negatif kepada pihak yang punya pandangan berbeda. Marilah kita belajar dari film ini nantinya,” ajak Haedar usai acara Konferensi Pers Pembuatan Film Jejak Langkah Dua Ulama, Rabu (24/07/2019) di Kantor PP Muhammmadiyah, Yogyakarta.

Khusus kepada para generasi milenial, Haedar berpesan agar mereka banyak belajar sejarah, supaya tokoh-tokoh bangsa seperti KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asyari, Cokroaminoto, Agus Salim, Soekarno, Hatta, dapat menjadi panutan.

Ia mengatakan, para tokoh tersebut berjasa besar untuk Republik Indonesia, sehingga perlu ditiru komitmennya untuk memajukan bangsa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dan para tokoh bangsa itu mengutamakan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan sendiri,” ungkapnya.

Haedar Nashir mengapresiasi rencana pembuatan film Jejak Langkah Dua Ulama yang digagas Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Pondok Pesantren Tebuireng.

Baca: Persahabatan KH Hasyim Asy’ari & KH Ahmad Dahlan Difilmkan

Film ini menceritakan pendiri Muhammadiyah dan NU yakni KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asyari. Haedar menilai, kiprah keduanya sangat patut untuk dicontoh oleh tokoh ulama, elit bangsa, dan tokoh politik, untuk belajar bagaimana bangsa ini dibebaskan dari penjajahan oleh para pejuang.

“KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asyari adalah tokoh umat dan tokoh bangsa yang telah memberi teladan bahwa agama, khususnya Islam dalam konteks ini, hadir tidak ekslusif, namun juga untuk memajukan, mencerahkan, dan mencerdaskan bangsa dan umat,” ujarnya kutip laman resmi Muhammadiyah.

Melalui film Jejak Langkah Dua Ulama, LSBO dan Ponpes Tebuireng menjadikannya sebagai jembatan bagi generasi baru untuk mengenal sejarah.

“Kita perlu memproyeksikan kedua tokoh ini baik bagi saudara kami di NU maupun di Muhammadiyah, tujuannya selain menampilkan pesan yang moderat, tasamuh, dan damai, juga membawa pikiran kemajuan, dan komitmen untuk bangsa yang luar biasa,” kata Haedar.

Dinilai dapat pula menjadi role model mengenai Islam, melihat bagaimana belakangan ini banyak orang memproyeksikan watak Islam ke dalam dunia nyata yang cenderung mengeras.

Diharapkan, diaspora pemikiran KH Ahmad Dahlan dan Hasyim Asy’ari  yang dituangkan dalam film itu, dapat memberikan manfaat bagi generasi lintas dan warga bangsa, terlebih lagi terhadap generasi milenial.

Haedar mengatakan, generasi baru di luar Muhammadiyah dan NU bisa saja memposisikan dua tokoh itu sebagai primordial dari dua organisasi dengan melupakan bahwa, dua tokoh ini sebenarnya juga tokoh bangsa

Menurutnya, kelebihan dari kedua tokoh ulama tersebut memiliki sifat zuhud dan wara’, rendah hati, kuat spiritual, namun tetap cerdas dan jernih.

“Ini menjadi value yang bisa diteladani. Muhammadiyah dan NU dengan dua tokoh inspiratif ini harus tetap istiqamah menyebar nilai Islam yang mencerahkan dan memberi optimisme,” sebutnya.

Dalam konteks kebangsaan, ia berpesan agar kedua tokoh ini dapat menjadi value membawa pencerahan dan didialogkan bagi gerakan kebangsaan dan kekuatan politik.

“Karena parpol di Indonesia, punya akar pada tokoh-tokoh masa lampau sehingga harus turut mentransfer nilai-nilai kebangsaan, sebagaimana menjadikan negara ini sesuai dengan cita-cita yang digaungkan oleh generasi masa lampau yang berdarah-darah untuk kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Film Jejak Langkah 2 Ulama, Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy’ari, rencananya digarap pada Agustus 2019. Film ini ditargetkan bukan hanya untuk masyarakat perkotaan, namun juga masyarakat pinggiran yang tidak bisa mengakses bioskop.

“Maka dari itu, kami konsepkan pemutaran filmnya dengan ‘pop art’ dan mendatangi penonton yang ada di daerahnya masing-masing,” ungkap Ketua LSBO PP Muhammadiyah Sukriyanto AR, Rabu.

Gus Solah Mengapresiasi

Dalam konferensi pers kemarin, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah menyambut baik pembuatan film Jejak Langkah Dua Ulama Kiai Dahlan dan Kiai Hasyim Asy’ari itu.

“Saya menyambut baik kerja sama, memang perlu dibuat film yang menampilkan dua tokoh ulama Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy’ari. Kedua tokoh ini adalah dua di antara empat raksasa umat Islam pada zaman itu,” ujarnya.

Menurut Gus Solah, keempat tokoh yang dimaksud adalah selain Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy’ari adalah Umar Said Cokroaminoto dan Agus Salim. Mereka hidup semasa tak berbeda jauh usianya.

“Dengan memperkenalkan kedua tokoh melalui film, masyarakat bisa mengetahui lebih dalam dan lebih dekat dengan uswah hasanah mereka,“ ujar Gus Solah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Film Jejak Langkah 2 UlamaGus Solahhaedar NashirKH Ahmad DahlanKH Hasyim AsyariKH. Salahuddin Wahid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah 17 Jamaah Wafat, 125.365 Calon Haji Tiba di Saudi
Tulisan selanjutnya Kemenag Apresiasi KUA Kecamatan Teladan se-Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?