Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Listrik Padam se-Jabodetabek, Banten, Jabar, PLN Minta Maaf, Bantah Unsur Politis atau Sabotase

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2019 21:55 9:55 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 Agustus 2019 21:55
Bagikan
Suasana gelap menyelimuti salah satu sisi Jl Raya Kalimulya, Depok, Jawa Barat, Ahad (04/08/2019) malam sekitar pukul 18,30 WIB saat terjadinya pemadaman listrik serentak se-Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat.
Bagikan

Hidayatullah.com– PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Persero membantah bahwa pemadaman listrik serentak yang menimpa wilayah Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat disebabkan karena unsur politis atau sabotase. Menurut PLN, pemadaman listrik tersebut murni karena alasan teknis.

“Ini masalahnya murni keteknisan. Jadi memang ini (masalah) teknis, berkaitan dengan hal-hal teknis yang menyebabkan terjadinya gangguan,” ujar Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani di Gandul, Kota Depok, Jawa Barat, Ahad (04/08/2019).

Pantauan hidayatullah.com di sekitar kawasan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, listrik padam sejak sekitar pukul 11.45 WIB, Ahad siang dan baru menyala sekitar pukul 21.11 WIB alias pemadaman listrik terjadi 9 jam lebih lamanya.

Sripeni Inten juga menepis adanya hal-hal yang bersifat politis atau sabotase dalam peristiwa pemadaman listrik serentak ini.

“Kami tidak melihat adanya hal-hal yang bersifat politis ataupun sabotase, tidak! Kami katakan pada hari ini tidak ada,” tegasnya kutip Antaranews.com.

Sebelumnya, PLN mengungkapkan awal mula terjadinya pemadaman listrik serentak di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten akibat gangguan pada transmisi di Ungaran-Pemalang.

PLN menyampaikan permintaan maaf seluas-luasnya kepada seluruh pelanggan PLN yang telah mengalami kondisi yang tidak menyenangkan pada hari ini terkait dengan pemadaman yang terjadi sejak pukul 11.45 WIB.

Saat ini PLN telah berhasil memulihkan secara bertahap pemadaman listrik dengan mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW.

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya diperkirakan akan beroperasi secara bertahap hingga 6 jam ke depan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Fokus PLN mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI – Jakarta segera pulih.

Pemadaman listrik cukup mengganggu aktivitas warga. Pantauan hidayatullah.com di Kalimulya, Depok, misalnya, Masjid Baiturrahman di Kebon Duren sempat kehabisan air, membuat jamaah shalat isya terpaksa wudhu di rumah masing-masing. Akibat listrik padam, sinyal telepon seluler pun sempat mati dan hilang. Warga kesulitan untuk berkomunikasi, baik melalui telepon maupun media sosial.

Sebelumnya sempat beredar pesan di media sosial bahwa pemadaman listrik serentak itu diduga terkait adanya sabotase yang entah dari mana sumbernya. PLN telah membantah hal tersebut.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depoklistrik padamPLNsabotase
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya India Loloskan RUU Larangan Muslim Cerai Instan
Tulisan selanjutnya kemenag haji 2021 200 Ribu Lebih Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Suci, 55 Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?