Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jelang Sidang Umum AS Usir Perwakilan Diplomatik Kuba untuk PBB

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 September 2019 12:18 12:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 September 2019 06:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua anggota perwakilan tetap Kuba di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York diperintahkan untuk meninggalkan Amerika Serikat hari Kamis (19/9/2019),karena melakukan aktivitas-aktivitas yang membahayakan AS. Demikian menurut keterangan Departemen Luar Negeri AS.

Jubir Deplu AS Morgan Ortagus mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua diplomat Kuba itu “menyalahgunakan hak istimewa residensi mereka” dan berusaha melakukan “operasi” melawan Amerika Serikat.

Pernyataan itu tidak menyebutkan operasi seperti apa yang dimaksud dan identitas kedua diplomat Kuba yang diusir itu juga tidak diungkap, lansir DW.

Ortagus mengatakan tidak ada anggota misi diplomatik Kuba yang diizinkan pergi ke luar dari Manhattan, wilayah distrik di New York di mana markas besar PBB berada.

“Kami akan melanjutkan penyelidikan apakah ada personel lain yang kemungkinan juga memanipulasi hak istimewa residensi mereka,” kata jubir wanita itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul pengumuman itu, Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez mengatakan lewat Twitter bahwa negaranya menolak keras pengusiran tersebut, serta pengetatan pembatasan pergerakan para diplomat dan keluarganya.

Langkah AS itu dilakukan menjelang Sidang Umum PBB ke-47 di New York. Sesi perdebatan tingkat tinggi dijadwalkan dimulai hari Selasa (24/9/2019).

Kuba dan Amerika Serikat memiliki sejarah panjang aksi saling usir diplomat. Hubungan AS dan Kuba yang sempat membaik semasa Presiden Barack Obama berubah getir sejak Donald Trump menduduki kursi kepresidenan AS pada Januari 2017.

Pada bulan September 2017, AS memanggil pulang sebagian besar diplomatnya dari Kuba dan Trump mengusir 15 diplomat Kuba dari AS di bulan berikutnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatkubaPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Etnis Rohingya adalah orang-orang Bangladesh, kata Suu Kyi pada David Cameron
Tulisan selanjutnya Bahan Makanan Donasi Dibiarkan Membusuk di Zimbabwe

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?