Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

BNPT kepada WNI di Pakistan: Radikalisme Musuh Bangsa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2019 07:43 7:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2019 07:43
Bagikan
Direktur Kerja Sama Bilateral pada Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT, Kombes Pol Kris Erlangga Aji Widjaya, di KBRI untuk Islamabad, Pakistan, Kamis (19/12/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Kerja Sama Bilateral pada Deputi Bidang Kerja Sama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kombes Pol Kris Erlangga Aji Widjaya, menyebut bahwa musuh terbesar di era ini adalah radikalisme.

“Tapi bahaya itu (radikalisme) tetap besar karena kita berbicara tentang penyebarannya yang luar biasa,” ungkapnya saat Dialog Bersama Masyarakat Indonesia di Pakistan yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Islamabad di Aula Budaya Nusantara, Kamis (19/12/2019) lalu.

Penyebaran tersebut, lanjut Kris, paling besar melalui media sosial yang tersedia saat ini.

“Ini tentu semua hanya karena sosial media. Sosial media sangat luar biasa penebarannya,” sebut Kris.

Kris menyebut bahwa anak-anak adalah kalangan yang sangat rawan untuk terkena paham tersebut.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Karena anak semua sudah sangat luar biasa pengetahuannya dari gadget. Itulah yang dimanfaatkan oleh kelompok teror dan radikal ini untuk brain washing anak-anak,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Kris, BNPT telah membentuk ambassador of peace untuk menyampaikan pesan-pesan kedamaian melalui media sosial.

“Kita mengimbangi dengan bahasa milenial. Sudah ada beberapa perwakilan di berbagai negara juga dari anak muda kita rekrut. Kita ingin menunjukan bahwa eksistensi kita bahwa terorisme sudah menghancurkan bangsa,” sebutnya.

Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri serta jajarannya. Hadir pula Direktur Jenderal (Dirjen) Penelenggara Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali, Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rei.* Adin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPTKBRI IslamabadKris Erlangga Aji WidjayaPakistanradikalradikalismeterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 26 Oranng Terbunuh di India sementara Demonstrasi Menolak UU “Anti-Islam’ Berlanjut
Tulisan selanjutnya Negara-negara Muslim Pertimbangkan Dinar untuk Menggeser Dominasi Dolar AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?