Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jokowi terkait Natuna: Tak Ada Kapal Asing Masuk ke Teritorial RI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Januari 2020 13:40 1:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Januari 2020 13:40
Bagikan
Presiden Joko Widodo saat meninjau KRI Usman Harun yang sandar di Pelabuhan Teluk Lampa Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (08/01/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com– Terkait perairan Natuna yang diklaim China, Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa sampai saat ini tidak ada kapal negara asing yang masuk ke wilayah teritorial RI.

“Saya tanyakan ke Panglima TNI ada kapal yang masuk ke wilayah teritorial Indonesia, katanya enggak ada,” ujar Jokowi saat bertemu dengan nelayan Natuna di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (08/01/2020) kutip Antaranews.

Jokowi menyebutkan, yang ada, kapal asing yang masuk ke ZEE. Menurutnya ZEE bisa dilewati semua kapal. “Tapi hati-hati kalau dia nyuri ikan baru itu diusir atau ditangkap, tapi itu tidak masuk dalam teritorial Indonesia,” sebutnya.

Baca: PBNU Desak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas ke China soal Natuna

Presiden juga memastikan bahwa wilayah Natuna merupakan teritorial NKRI sehingga tidak perlu lagi ada pihak yang meragukannya.

“Hari ini saya ingin memastikan dan memberitahukan bahwa Kepulauan Natuna adalah teritorial kita yang masuk dalam NKRI,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Natuna, terang Presiden, adalah kawasan berpenduduk WNI dengan penduduk 81.000 orang. “Di sini ada bupati, gubernur. Jadi jangan sampai ada yang justru kita sendiri bertanya dan meragukan,” sebutnya.

Dari dulu sampai sekarang, masih kata Presiden, Natuna merupakan teritorial Indonesia. Juga masuk dalam salah satu dari 514 kabupaten/kota di Indonesia. Sehingga, katanya, apalagi yang harus dipertanyakan. “Enggak ada, dan namanya kedaulatan tidak ada tawar menawar untuk kedaulatan kita,” ujar Presiden.

Baca: Indonesia Protes Keras China yang Langgar ZEE di Perairan Natuna

Setelah bertemu para nelayan, Presiden mendekati Kapal Pengawas Perikanan KKP. Presiden kemudian menuju ke pelabuhan di Teluk Lampa Natuna tempat KRI Usman Harun bersandar.

Presiden sempat naik ke kapal perang itu. Selepas meninjau KRI Usman Harun, Presidien menyatakan bahwa kehadirannya untuk memastikan ada penegakan hukum di kawasan laut Indonesia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaJoko widodoJokowikapal asingLaut NatunaNatunaperairan NatunapresidenZEE
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KAMMI Desak RI Berkonsolidasi dengan ASEAN soal Klaim China atas Natuna
Tulisan selanjutnya Aila: Kasus Kejahatan Seksual Reynhard Sinaga Fenomena Gunung Es

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?