Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Siapa Wagub Jakarta Pengganti Sandi Dinilai Ujian Berpolitik

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 11 Februari 2020 11:35 11:35 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Februari 2020 11:35
Bagikan
Gubernur-Wagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Bagikan

Hidayatullah.com– Lembaga Kajian Strategi dan Pembangunan (LKSP) menilai, pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berlarut-larut setelah ditinggalkan Sandiaga Salahuddin Uno adalah ujian bagi kualitas demokrasi di Indonesia.

Hal itu ujian, apakah aspirasi rakyat yang telah disalurkan dalam pemilihan kepala daerah (2017) dapat dikelola oleh wakil rakyat (anggota DPRD) secara bertanggung-jawab atau sekadar politik transaksional.

Saat ini ada dua nama calon wagub yang sedang digodok DPRD DKI Jakarta, yaitu Nurmansjah Lubis (dari PKS) dan Ahmad Riza Pattie (Gerindra).

“Nama Nurmansjah atau biasa dipanggil Bang Ancah menjadi kejutan karena tidak pernah muncul sebelumnya. Saat namanya diajukan partai pengusung dan disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan ke DPRD langsung mencuat, menjangkau 33,30 juta potensi netizen. Sedangkan Riza hanya menjangkau 29,27 juta akun,” kata Pembina LKSP Muhsinin Fauzi dalam diskusi yang digelar LKSP di warung Upnormal Raden Saleh, Jakarta lewat rilisnya diterima hidayatullah.com, Selasa (11/02/2020).

LKSP melakukan monitoring media online dan percakapan media sosial pada periode singkat 26-31 Januari 2020. Meski singkat, namun potensi netizen yang terpapar berita atau terlibat percakapan tentang Cawagub DKI sangat besar, mencapai 62,57 juta. Dari sisi tren pemberitaan dan percakapan medsos, popularitas Bang Ancah meningkat +76,30 persen, sedangkan popularitas Riza menurut -41,49 persen.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Namun dalam hal berebut simpati publik, kedua kandidat bersaing ketat karena sentimen positif terhadap sosok Nurmansjah (mantan anggota DPRD DKI) sekitar 51,26 persen dan Riza 51,68 persen. Beda tipis. Bang Ancah sangat dekat dan interaktif di media sosial, dan Riza dapat liputan media mainstream,” ujar Muhsinin.

Bisa dibilang Bang Ancah merupakan cawagub pilihan netizen, sehingga para elite DPRD jangan mengabaikan.

Sementara itu, pembicara lain dalam diskusi, Pangi Syarwi Chaniago (Voxpol Center) dan Ubeidillah Badrun (Analisis Sospol UNJ) mengkritisi temuan LKSP.

“Semula banyak orang pesimis dengan proses pemilihan wagub DKI yang terlunta nyaris dua tahun. Warga mencuat proses demokrasi langsung (pilkada) akan dibajak elite politik (DPRD). Bau amis (money politic) sangat terasa, meskipun belum ditemukan bukti. Karena itu, KPK dan pengawas harus menjalankan tugasnya memantau seluruh anggota DPRD DKI,” tegas Pangi Syarwi.

Ia pun mengusulkan agar segenap interaksi antar anggota DPRD dan elite politisi terkait diawasi, bahkan rekening bank diperiksa bila ada transaksi yang mencurigakan, sehingga tidak terjadi kesepakatan di bawah tangan yang menciderai aspirasi rakyat Jakarta. Apalagi posisi Wagub DKI tidak hanya penting dalam konteks lokal, namun bersifat strategis bagi konstelasi nasional.

Usul senada diajukan Ubeidillah Badrun agar masyarakat sipil bergerak mengawasi proses pemilihan di DPRD DKI yang saat ini masih repot membahas tata tertib.

“Pemilihan Wagub DKI merupakan ujian bagi demokrasi Indonesia yang sudah carut-marut dan juga barometer bagi pemilihan serupa di daerah lain. Dalam pemilihan langsung kita menemukan banyak kelemahan mulai dari daftar pemilih tak valid hingga meluasnya politik uang di akar rumput. Apakah pemilihan melalui anggota DPRD (perwakilan partai) ini akan bersih dan sukses atau semakin memperkuat politik transaksional?” ujar Ubeidillah yang pernah menjadi anggota tim penilai (fit and proper test) cawagub DKI bersama Eko Prasojo dan Siti Zuhro.

Ujian bagi lembaga DPRD dalam mengelola aspirasi rakyat agar terpilih wagub yang tepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Sandi, terutama dalam mengawal penyusunan dan realisasi APBD, serta pengawasan internal birokrasi. Ujian bagi partai politik, apakah bisa mencapai konsensus untuk memilih wakil kepala daerah sesuai kebutuhan efektivitas pemerintahan daerah, bukan menimbulkan kegaduhan baru.

“Ujian pula bagi kepemimpinan tokoh sekelas Prabowo Subianto yang telah berjanji untuk mendukung cawagub dari PKS sebagai kompensasi dukungan pilpres. Sementara tokoh PKS seperti Sohibul Iman telah melakukan silaturahim dan pelukan kebangsaan dengan partai-partai nasionalis. Itu bisa mengubah konstelasi dukungan di DPRD,” papar Ubeidillah.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Riza PattieBang AncahDKI JakartaLKSPNurmansjah LubisWagub DKI Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Virus Wahn versus Virus Corona Wuhan
Tulisan selanjutnya Eks Diplomat Iran: Tahanan ISIS Bergabung dengan Tentara Rezim Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?