Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

2 WNI Terpapar Virus Corona di Depok, Presiden Imbau Jaga Kebersihan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Maret 2020 14:16 2:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Maret 2020 14:15
Bagikan
Presiden Jokowi didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menseskab Pramono Anung, dan Mensesneg Pratikno dalam konferensi pers terkait virus corona di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (02/03/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua orang positif terpapar COVID-19 (virus corona) tinggal di Kota Depok, Jawa Barat. Kedua warga negara Indonesia (WNI) tersebut adalah ibu dan anak.

Pada Senin (02/03/2020) tadi, Presiden Joko Widodo mengumumkan dua orang WNI yang positif terjangkit virus corona tersebut adalah seorang wanita berusia 31 tahun dan ibunya berusia 64 tahun.

Terkait ditemukannya kasus virus corona di Indonesia, Presiden mengimbau warga masyarakat agar menjaga kebersihan dan meningkatkan imunitasnya.

Presiden mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan tangan, meminimalisir interaksi dengan orang lain jika tidak diperlukan, dan meningkatkan kekebalan (imunitas) tubuh supay tak terinfeksi virus mematikan asal China itu.

“Sejak awal saya sampaikan bahwa kita harus menjaga kebersihan, banyak cuci tangan. Jangan kontak (dengan orang lain) yang tidak perlu, kemudian menjaga tubuh lebih fit sehingga imunitas kita terjaga,” imbaunya di Jakarta kutip Antaranews.com.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Disebutkan, kedua WNI itu mulai terdeteksi sejak 1 Maret 2020 saat keduanya mulai mengeluhkan sakit sejak melakukan kontak dengan seorang warga negara Jepang yang diketahui sudah terlebih dahulu ditetapkan positif terjangkit virus corona.

“Jadi begitu dengar berita langsung telusuri, dan pemisahan. Dan ini kontak langsung ini kan ‘close contact’, sama seperti warga di Wuhan,” sebut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (02/03/2020).

Menurutnya, setelah menemukan 2 WNI itu, pihaknya langsung menindaklanjuti dan memeriksakannya di RSPI Sulianti Saroso. Di rumah sakit ini, keduanya ditempatkan pada ruang khusus yang tak terkontak dengan pasien lainnya.

Menurut Menkes, rumah kedua WNI terjangkit virus corona itu juga dicek. “Dinas Kesehatan memantau dan mengisolasi rumah dan sebagainya,” sebutnya.

Jokowi mengatakan, “Pekan yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif corona. Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu.”

RSPI Sulianti Saroso merupakan satu dari tiga rumah sakit rujukan nasional yang sejak awal memang telah disiapkan untuk menangani virus corona. Ada 2 lain RS lainnya, yaitu RSPAD Gatot Subroto dan RS Persahabatan. Total ada 100 rumah sakit di seluruh Indonesia yang disiapkan untuk penanganan virus asal Kota Wuhan, China itu.

Presiden menyebut bahwa Indonesia juga punya peralatan berstandar internasional seperti reagen yang memadai. Katanya, pemerintah membentuk tim gabungan dari unsur TNI, Polri dan kalangan sipil untuk mengantisipasi meluasnya wabah virus corona.

“Kita juga memiliki tim gabungan, yang ini tidak pernah saya sampaikan, tim gabungan TNI Polri dan sipil, dalam penanganan ini. Kita juga memiliki SOP yang standarnya sama dengan standar internasional yang ada. Kita juga memiliki anggaran, anggarannya ada dan ini juga diprioritaskan untuk menangani ini. Karena kalau kita tidak serius untuk menangani ini, kalau dianggap tidak serius ini sangat berbahaya karena memang penyakit ini perlu kita waspadai dan perlu kita hati-hati,” sebutnya menegaskan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depokJoko widodoJokowiKesehatanpresidenvirus coronaWNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Uighur Menlu China Solidaritas Global Virus Corona dan Genosida Uighur
Tulisan selanjutnya vaksin nusantara Menkes Soal Virus Corona: Kita Hati-hati Tapi Tak Paranoid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?