Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Jerman Diperbolehkan ke Gereja Tapi Tak Boleh Bernyanyi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Mei 2020 20:15 8:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Mei 2020 20:15
Bagikan
Burung merpati di sekitar Katedral Cologne, Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak gereja di Jerman kembali dibuka hari Ahad pagi (3/5/202) setelah kebanyakan ditutup selama lebih dari sebulan dalam upaya meredam penyebaran coronavirus penyebab Covid-19.

Jemaat diharuskan mengenakan masker dan menjaga jarak satu dengan lainnya, dan tidak diperbolehkan menyanyi dikarenakan virus akan lebih mudah menyebar. Sebagaimana diketahui, menyanyi merupakan bagian integral dari peribadatan umat Kristiani.

Katedral Cologne, yang merupakan gereja terbesar di Eropa dan salah satu bangunan yang paling banyak dikunjungi pelancong di Jerman, berencana menggelar menggelar peribadatan khusus bagi sahabat-sahabat gereja. Sejumlah pekerja, anggota paduan suara dan anak altar serta pembaca awam diundang untuk menghadiri acara khusus dihadiri 122 orang itu di gereja megah yang biasanya menerima 20.000 pengunjung setiap hari.

Untuk prosesi menerima komuni, lantai sudah diberi tanda sehingga orang tidak akan antre terlalu berdekatan.

Mulai hari Rabu dan selanjutnya, Katedral Cologne akan menggelar kebaktian sekali lagi, tetapi jumlah jemaat yang hadir tetap dibatasi paling banyak 122.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sinagog-sinagog Yahudi juga secara bertahap mulai dibuka kembali.

Orang membutuhkan stabilitas dan kepercayaan dalam agama mereka, teruma dalam keadaan seperti sekarang ini,” kata Presiden Dewan Pusat Yahudi Jerman Josef Schuster seperti dilansir DW.

Masjid-masjid di Jerman kembali akan menggelar shalat jamaah pada tanggal 9 Mei. Pada bulan Ramadhan, Muslim di Jerman biasanya sering datang ke masjid dan menghadiri acara-acara bersama teman dan keluarga. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusJermankatedralmasjidsinagog
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ozil Sumbang Rp 1,5 Milyar untuk Ramadhan di Turki, Suriah dan Somalia
Tulisan selanjutnya Coronavirus: Tanzania Impor Jamu Madagaskar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?